Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Anies: Jutaan anak Indonesia belajar baca 'Ini Ibu Budi'

Menteri Anies: Jutaan anak Indonesia belajar baca 'Ini Ibu Budi' Siti Rahmani Rauf. ©2015 merdeka.com/al amin

Merdeka.com - Siti Rahmani Rauf atau biasa disapa nenek Rauf menanamkan pondasi kuat dalam metode belajar membaca. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menuturkan, Nenek Rauf pergi dengan meninggalkan 'sidik jari' metode membaca.

"Beliau meninggalkan sidik jari yang menempel di puluhan juta anak Indonesia. Kita kenal Ini ibu Budi, ini Budi, ini kakak Budi, ini ayah Budi. Itu kata-kata yang puluhan juta anak Indonesia belajar," kata Anies di kantor Kemendikbud, Jakarta Pusat, Rabu (11/5).

Anies mengatakan, sidik jari yang dimaksud adalah cara membaca dengan metode Struktur Analitik Sintesis (SAS) yang diperkenalkan Nenek Rauf kepada para pelajar di Indonesia.

"Itu alat peraganya yang disebut sebagai SAS Bahasa Indonesia yang dipakai oleh beliau menempel sampai dengan sekarang. 'Ini ibu Budi, ini Budi, ini kakak Budi, ini ayah Budi," ujarnya.

Mantan rektor Universitas Paramadina ini menuturkan, Nenek Rauf meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Dia mengajak semua masyarakat mendoakan Nenek Rauf agar mendapat pahala dari ilmu yang telah diamalkan.

"Ibu Siti Rahmani Rauf memberikan teladan kepada kita, ilmu yang bermanfaat. Itu akan memberikan aliran pahala yang tanpa henti untuk almarhum. Kita atas nama pemerintah berduka, dan Insya Allah kita doakan agar beliau mendapatkan tempat termulia di sisi Allah," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP