Menteri Agama: Jangan ada adu domba angkat isu Sunni-Syiah
Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta semua pihak untuk tetap tenang atas insiden penyerangan terhadap kampung majelis Az Zikra pimpinan Ustaz Arifin Ilham di Sentul, Bogor, Rabu (11/2) malam. Menurut Lukman, pihaknya amat berharap kepada Kepolisian untuk segera menuntaskan apa motif insiden tersebut.
"Kita percayakan ke kepolisian, untuk usut tuntas dan ungkap siapa pelaku itu, dan motifnya apa. Kita harap betul kepolisian bisa ungkap itu," kata Lukman kepada wartawan di Istana Bogor, Senin (16/2).
Kedua, tambah Lukman, Kementerian Agama berpesan agar kasus seperti ini jangan sampai ditunggangi oleh pihak ketiga, yaitu jangan sampai dijadikan ajang atau lahan adu domba bagi pihak-pihak tertentu.
"Untuk benturkan antar umat Islam itu sendiri dengan angkat isu Sunni-Syiah bersengketa berselisih seperti di negara lain," jelas Lukman.
"Umat Islam harus arif, bijak jangan terpancing, provokasi dan mempertajam pertentangan Sunni Syiah sehingga sesama umat Islam diadu domba," imbuhnya.
Untuk mengantisipasi kekisruhan antar-umat beragama, Lukman menegaskan, diperlukan tingginya sikap toleransi antarumat beragama. Pihaknya juga telah merencanakan adanya payung hukum melalui RUU Kerukunan Umat Beragama.
"Salah satunya lewat RUU Kerukunan Umat Beragama. Sekarang (UU) penistaan agama penodaan agama, belum satu suara. Bahkan aparat penegak hukum tidak cukup punya landasan agar mereka bisa lebih tegas. Lewat RUU Kerukunan Umat Beragama ada pasal-pasal yang atur atau lebih jelas apa sih penodaan agama, penistaan agama," jelasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya