Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Agama: Apa masih perlu demo 2 Desember dilakukan?

Menteri Agama: Apa masih perlu demo 2 Desember dilakukan? Lukman Hakim Saifuddin. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mempertanyakan keinginan sejumlah massa melakukan unjuk rasa pada 2 Desember mendatang mendesak polisi menuntaskan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurut Lukman, unjuk rasa itu sebaiknya tak perlu dilakukan menyusul kepolisian yang telah menetapkan Ahok sebagai tersangka.

"Menurut hemat saya, apa masih perlu demo tanggal 2 itu? Jadi malah saya menanyakan apa masih benar diperlukan?" kata Lukman usai menghadiri silaturahim dengan tokoh lintas agama di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (21/10).

Meski demikian, Lukman menghormati apabila massa tetap ingin kembali menggelar demonstrasi. Sebab, demonstrasi merupakan hak bagi setiap warga negara.

"Tapi kalau lah memang benar perlu, kita harus menghormati dan menghargai karena itu hak warga negara, tapi harus sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga kemudian tidak kontra produktif dengan aksi-aksi itu," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah ormas yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana kembali turun ke jalan terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan tersangka Basuki Tjahaja Purnama. Aksi tersebut akan dilakukan 2 Desember mendatang untuk mendesak polisi dengan tujuan mendesak Ahok untuk ditahan.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP