Mensos tolong keluarga Isa yang hidup beralaskan kardus di Tambora
Merdeka.com - Isa yang mengalami keterbelakangan mental dan anak-anaknya tinggal di sebuah gang sempit di Tambora, Jakarta Barat. Mereka tak punya rumah dan hidup hanya beralaskan kardus-kardus bekas.
Tak cuma itu, suami Isa yang bernama Joni kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Beberapa kali warga sekitar melihat Joni memukuli Isa.
Joni juga gemar main judi. Sudah beberapa kali dia merampas uang Isa untuk main judi.
Kasus ini ramai di media sosial. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya langsung ke lokasi menemui mereka dan mengevakuasi keluarga Joni-Isa. Untuk sementara, keluarga tersebut akan dipindahkan ke Safe House atau Rumah Aman milik Kemensos hingga mendapatkan tempat tinggal layak.
"Saya sudah koordinasikan dengan direktorat terkait. Hari ini mereka dievakuasi," ungkap Khofifah, Kamis (15/6).

Khofifah mengungkapkan, keluarga ini mengalami persoalan yang cukup kompleks. Bukan hanya kemiskinan, namun juga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kecanduan judi, dan keterbelakangan mental yang dialami Isa, istri Joni. Belum lagi ekses yang ditimbulkan terhadap kondisi psikis tiga anak mereka.
"Setelah dievakuasi, selanjutnya dilakukan asesmen guna menentukan langkah penanganan selanjutnya," imbuhnya.
Khofifah mengutarakan, tidak menutup kemungkinan Isa akan dirujuk ke Panti Rehabilitasi Mental guna mendapatkan perawatan intensif. Namun demikian, perlu juga dipikirkan agar anak-anak mereka tidak terlantar. Terutama yang paling bungsu karena masih dalam tahap ASI eksklusif.
Sementara terkait persoalan KDRT, Khofifah menegaskan hal tersebut bukan merupakan domain Kementerian Sosial. Jika masuk dalam tindakan pidana, maka menurut Khofifah, pihak berwajiblah yang berwenang melakukan penindakan.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya