Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mensos tengok anak-anak korban panti asuhan Samuel di RPSA

Mensos tengok anak-anak korban panti asuhan Samuel di RPSA

Merdeka.com - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, meninjau dan melakukan pembinaan secara langsung terhadap anak-anak panti asuhan Samuel Tangerang, yang dipindahkan ke Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, mengatakan ada sekitar 21 orang anak yang dititipkan dan kondisi mereka semuanya sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal.

"Setelah empat bulan tinggal di RPSA mereka mengalami perubahan, seperti pola tidur, pola makan dan pola hidup bersih lebih teratur dan dibiasakan masuk kamar pada jam yang ditentukan dan bangun teratur," Salim Segaf Al Jufri di Jakarta, Jumat (11/7).

Dia melanjutkan, Pada saat awal datang ke RPSA, bekas anak Panti Samuel tidak memiliki keteraturan pola makan, pola tidur dan pola hidup bersih. Tidur jika sudah larut malam dan bangun sesuka hati dan saat makan sering mengeluh karena tidak mendapatkan mie instan.

"Selain itu, mereka terbiasa berkata kasar dengan nada tinggi dan mengacuhkan petugas. Sekarang mulai terbiasa makan dengan menu nasi, sayur, lauk dan buah-buahan serta membersihkan bekas tempat makanan yang dipakai. Pola hidup bersih seperti mandi, mengganti baju dan membersihkan lingkungan sekitar pun sudah dilakukan teratur," lanjutnya.

Politisi PKS ini menambahkan, Pelayanan dari RPSA juga sangat berguna untuk merubah sifat anak-anak panti asuhan yang tadinya kurang perhatian oleh pengurus panti. Kini anak-anak panti asuhan Samuel tersebut, lebih sering melakukan aktivitas, seperti kegiatan, seperti bela diri, olah raga (sepak bola dan basket), game edukatif dan kesenian menyanyi, mewarnai, melukis, membuat aplikasi gambar, membuat topeng.

"RPSA juga berkoordinasi dengan donatur dan pendeta melakukan bimbingan keagamaan secara rutin dua kali dalam sepekan. Ada juga Kegiatan psikososial di alam terbuka, seperti ke Taman safari, ke Ancol untuk berekreasi bersama," tandasnya.

Seperti diketahui, Anak-anak asuhan Samuel kerap kali menerima penganiayaan, kekerasan, penelantaran  juga pelecehan seksual sebagai tersangka dugaan kasus penganiayaan, kekerasan, penelantaran juga pelecehan seksual terhadap puluhan anak. Dari hasil pemeriksaan Kepolisian, Penyidik telah menetapkan Chemy Watulingas alias Samuel sebagai tersangka karena melakukan eksploitasi seksual, penelantaran dan tindak kekerasan terhadap anak asuhnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP