Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mensos Risma Pakai Cara Baru Untuk Cegah Korupsi Bansos

Mensos Risma Pakai Cara Baru Untuk Cegah Korupsi Bansos Mensos Tri Rismaharini blusukan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini akan membuat terobosan baru untuk program Sembako 2021 agar tidak terjadi pemotongan bagi penerima manfaat. Risma menuturkan, pada Februari akan membuat mekanisme baru memantau pelaporan bantuan yang diberikan.

"Bukan saja kami berikan bantuan, tapi ada pelaporan untuk penerima bantuan sehingga tidak ada lagi yang berusaha memotong," kata Risma usai melakukan rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (29/12).

Nantinya, laporan tersebut, kata Risma, akan masuk ke Kemensos. Sehingga, diharapkan tidak ada penyelewengan bantuan untuk masyarakat.

"Karena laporan-laporan itu akan masuk ke kami di dalam proses penerimaan bantuan kepada penerima bantuan ada mekanisme pelaporan lebih detail. Sehingga kami harap tidak ada penyelewengan bantuan,” jelas dia.

Berapa Biayanya?

Sebelumnya, Risma menuturkan, bantuan program sembako akan diberikan pada 4 Januari 2021. Hal tersebut juga sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang meminta agar penyaluran dilakukan diawal tahun 2021.

"Kita dengan PT Pos mulai salurkan 4 Januari kita harap 1 minggu bisa kelar di seluruh Indonesia," kata Risma saat memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (29/12).

Dia menjelaskan 18,8 juta penerima sembako akan diberikan sebesar Rp200 ribu perbulan. Mulai dari Januari hingga Desember.

"Bantuan akan diberikan mulai Januari-Desember," ungkap Risma.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP