Mensos minta warga tidak pakai dana PKH buat beli pulsa ponsel
Merdeka.com - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, melakukan sosialisasi langsung mekanisme Program Keluarga Harapan (PKH) kepada keluarga miskin di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Khofifah meminta penerima menggunakan dana sesuai yang ditentukan, dan buat membeli pulsa ponsel.
"Gunakan sebaik-baiknya, untuk anak sekolah dan kesehatan. Tapi ingat, bukan untuk beli pulsa," kata Khofifah di Kantor Walikota Palembang, Rabu (18/5).
Khofifah mengatakan, penggunaan dana itu diawasi langsung oleh pendamping PKH. Jika ketahuan dibelanjakan buat keperluan tidak penting, penerima akan dicoret dari daftar.
"Saya tak segan-segan mencoret dari daftar penerima. Jangan coba-coba seperti itu," ujar Khofifah.
Khofifah mengatakan, total dana PKH buat Palembang tahun ini mencapai Rp 41 miliar. Angka itu berdasarkan kuota tambahan 8.900 Keluarga Sangat Miskin (KSM) oleh Kemensos. Sementara di Sumsel ada 60 ribu penerima.
"Untuk seluruh Indonesia, total dana PKH yang akan dikucurkan sebesar hampir Rp 10 triliun. Sebelumnya, PKH baru mengcover 7 persen, tahun ini menjadi 11 persen, ada 3,5 juta penerima existing," tambah Khofifah.
Untuk mekanisme pencairan, kata Khofifah, mulai tahun ini menggunakan keuangan inklusif atau digital melalui kerjasama dengan perbankan. Hal ini dilakukan buat mempersempit terjadinya penyelewengan atau pemotongan dari oknum tertentu.
"Penerima PKH nanti akan mendapat kartu yang berfungsi seperti ATM, bisa dicairkan dari sana biar tidak ada potongan," tutup Khofifah.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya