Mensos jamin stok beras di lokasi pengungsian erupsi gunung Agung
Merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, stok beras di lokasi pengungsian akibat meningkatnya aktivitas Gunung Agung, Bali, masih mencukupi. Pemerintah setempat menyiapkan sebanyak 300 ton beras selama pengungsian.
"Tadinya tanggap darurat sampai tanggal 16 Oktober, kemudian ditambah sampai 25," kata kata Khofifah di sela kegiatan sosialisasi bantuan pengembangan sarana usaha melalui e-Warong di Hotel Amarosa, Kota Bekasi, Selasa (24/10).
Ia mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi di pengungsian. Soalnya, pemerintah tak ingin lokasi pengungsian yang kini dihuni puluhan ribu keluarga kekurangan logistik, terutama beras.
"SK (Surat Keputusan) dari Gubernur sudah turun, sehingga ada persediaan beras hingga 200 ton, kemudian dari bupati terdapat pengungsi 100 ton, kalau itu sudah habis, maka kami mengeluarkan cadangan beras," kata Khofifah.
Pihaknya juga mengapresiasi para pengungsi yang mempunyai inovasi dengan tetap produktif di lokasi pengungsian. Sehingga, hubungan antara penjual dan pembeli tidak sampai terputus karena erupsi gunung Agung.
"Saya rasa ini sesuatu yang baru, formasi ini untuk mengisi waktu di pengungsian agar tidak jenuh, dan tetap produktif," kata dia.
Sudah sebulan Gunung Agung di Bali berstatus Awas atau level 4. Tanda-tanda letusan belum tampak. Namun, aktivitas vulkanik Gunung Agung cukup tinggi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya