Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menristek Harap Harga Vaksin Merah Putih Bisa Dibanderol 5 Dolar AS

Menristek Harap Harga Vaksin Merah Putih Bisa Dibanderol 5 Dolar AS Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan vaksin Merah Putih akan lebih murah dari vaksin impor. Dia berharap bisa dibanderol dengan harga kurang lebih 5 dolar AS.

"Kalau 'range' harga tentunya saat ini belum bisa diprediksi tapi yang pasti di bawah (harga vaksin impor) karena tadi sudah mendapatkan anggaran baik di riset maupun di uji klinis, mudah-mudahan ini bisa 5 dolar AS atau lebih kurang dan 5 dolar AS," kata Menristek dalam acara virtual peringatan Satu Tahun Pandemi COVID-19 dengan tema Inovasi Indonesia Untuk Indonesia Pulih, Bangkit dan Maju di Jakarta dilansir Antara, Selasa (2/3).

Menristek/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang menuturkan Vaksin Merah Putih bisa lebih murah dibanding vaksin COVID-19 yang diimpor karena proses riset Vaksin Merah Putih sudah didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan rencananya uji klinis juga akan didukung oleh pemerintah.

Prakiraan harga akan bergantung kepada PT Bio Farma karena proses produksi berada di tangan mereka. "Sehingga mungkin nanti yang menjadi faktor harga itu adalah biaya produksi yang dilakukan oleh Bio Farma sehingga memang perkiraan harganya bisa lebih murah daripada vaksin yang didatangkan dari luar," ujar Bambang.

Ia menuturkan bibit Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman ditargetkan untuk diserahkan ke PT Bio Farma pada Maret 2021 sehingga PT Bio Farma bisa melakukan sejumlah persiapan untuk melanjutkan ke proses selanjutnya yakni uji klinis.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP