Menpora tinjau fasilitas wartawan Asian Para Games
Merdeka.com - Menpora Imam Nahrawi mengunjungi Media Press Center (MPC) Asian Para Games 2018, di GBK Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (8/10). Setibanya di sana, Menpora langsung menyapa para wartawan baik yang berasal dari dalam negeri maupun dari negara-negara Asia. Selain itu, ia juga sempat menjajal Sport Massage Service dan beberapa fasilitas pendukungnya.
"Saya berterima kasih, saya sudah melihat langsung suasana Media Press Center yang sangat representatif ini, tadi saya juga diwawancarai oleh wartawan disabilitas, berarti di sini ada fasilitas untuk fotografer dan wartawan disabilitas, ini tentu yang membahagiakan bagi kita semua," kata Menpora usai diwawancarai Aryani dengan penerjemah Luluk Kusuma dari kamibijak.com, media yang memotivasi para penyandang tuna rungu.
Sebelum mengakhiri kunjungannya, Menpora tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan dan para jurnalis yang tidak lelah mengabarkan hajat besar Indonesia ini. Keberhasilan Indonesia yang hingga saat ini telah menambah 3 emas, semakin menambah kebahagiaan dan harapan besar bagi prestasi para atlet difabel Indonesia.
"Yang kedua, alhamdulillah kita bersyukur siang hari ini sampai jam 13.00 WIB, kita berhasil dengan perolehan 3 emas 4 perak dan 5 perunggu, ini luar biasa, support dan dukungan semua kita khususnya para atlet, pelatih, asisten pelatih, manajer, CdM, dan tentunya para suporter yang tak henti-hentinya mengelu-elukan dan mendoakan agar mereka lebih giat lagi, terima kasih semuanya," tambah Menpora.
Dengan adanya Asian Para Games ini, menyadarkan semuanya bahwa perjuangan atlet-atlet khususnya, dan umumnya yang merupakan kaum disabilitas harus mendapatkan perhatian dan tempat yang sama. Tidak boleh ada perbedaan dengan mereka yang tanpa berkebutuhan khusus sekalipun untuk segala hal.
"Momentum Asian Para Games betul-betul telah membuka mata hati kita agar kebijakan, regulasi, pendanaan harus seimbang, karena pada kenyataannya mereka juga bertarung untuk negara. Sesudah Asian Para Games ini akan kita siapkan matang, baik untuk ASEAN Para Games Philipina 2019 maupun Paralympic Games Tokyo 2020," tutup Menpora yang turut didampingi Direktur Media dan PR INAPGOC Muhammad Farhan dan wakilnya Tina Talisa.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya