Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menpora beri semangat Fariz anak dari peraih perunggu Olimpiade 2002 Winarni

Menpora beri semangat Fariz anak dari peraih perunggu Olimpiade 2002 Winarni Menpora Imam Nahrawi menjenguk anak peraih perunggu Olimpiade 2002, Winarni di RSCM. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Mendengar kabar anak dari mantan atlet angkat berat Winarni (peraih perunggu Olimpiade 2000), yakni Ahmad Fariz Taufik yang tengah mengalami sakit Atresia Esofagus (penyempitan jalan makan), Menpora Imam Nahrawi menjenguknya untuk melihat langsung kondisi anak Winarni di RSCM, Jakarta, Kamis (8/11).

"Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh tim dokter yang telah menanganinya dengan baik sekali. Ini operasi kedua, masih ada operasi ketiga untuk menyambung antara usus dan tenggorokan," kata Imam.

Menpora pun mengajak semua untuk mendoakan agar Fariz dapat ditangani dengan baik selama proses pemulihan. Sehingga Winarni dan keluarga dapat tersenyum kembali, dan juga dapat menyemangati para atlet angkat besi.

"Mba Winarni sebagai seorang ibu, saya memahami beban psikologisnya. Tinggal doa dari kita semua dan support moral dan material yang kita berikan bersama-sama. Ada (terkait bantuan yang diberikan)," katanya.

Sementara itu, Winarni sendiri tidak menyangka bahwa anaknya akan dijenguk oleh Menpora. Kata dia, Menpora itu padat agendanya, apalagi kemarin ada Asian Games dan Asian Para Games. Sehingga, ia menduga kecil kemungkinan Menpora tak bisa menjenguk.

"Ini surprise banget, syukur alhamdulillah. Terima kasih banget pak Imam Nahrawi udah ngunjungin anak kami, mudah-mudahan jadi semangat untuk Fariz," katanya.

Mengenai kondisi anaknya saat ini, menurutnya sudah stabil, hanya masih ada pembengkakan di leher setelah menjalani operasi.

"Kalau kemarin kan usus besarnya ditarik ke leher, sementara untuk biar kering dulu yang lain nanti minggu usus besar ini disambung ke kerongkongan. Tadinya dokter bilang satu sampai dua minggu tapi alhamdulillah lebih cepat," jelasnya.

"Kuat, semangat. Namanya ibu ya untuk ke anak jadi kalo kita kasih semangatnya seperti itu ayo loh cepet sembuh. Udah lama sekali soalnya, jauh dari kakaknya juga. Apalagi udah masuk empat bulan," cerita Winarni saat menyemangati anaknya dengan mata berkaca-kaca.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP