Menpora: 8 tahun sudah ditunggu medali emas kembali ke ibu pertiwi
Merdeka.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi menuturkan dirinya beserta masyarakat Indonesia sangat bersyukur karena mendapatkan hadiah yang begitu indah pada ulang tahun Republik Indonesia yang ke 71.
"Delapan tahun sudah kita tunggu-tunggu kembalinya medali emas ke pangkuan ibu pertiwi. Kami sangat bersyukur kepada Tuhan SWT, karena disaat ulang tahun kita yang ke 71, kita mendapat kado yang istimewa," tutur Nahrowi kepada awak media di terminal 3, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (23/8).
Dia menyampaikan kepada para atlet, bahwa pemerintah akan terus mendukung serta menyokong agar olah raga tidak semata-mata sekedar hobi.
"Pemerintah Indonesia akan terus mendukung dan menyokong agar olah raga ini bukan semata-mata menjadi kesenangan kita, tapi olah raga harus kita angkat menjadi sebuah martabat dan harga diri bangsa di depan bangsa lain," lanjutnya.
Nahrowi berharap agar para atlet di seluruh cabang olah raga untuk berpikir bahwa olimpiade yang akan datang dapat membawa medali emas kembali.
"Kami ingin para atlet di seluruh cabang olah raga, mari kita berpikir bahwa olimpiade ke depan semua bisa berhasil dan bisa pulang membawa emas," tandas Nahrowi.
Diketahui, Ganda campuran bulu tangkis Indonesia Tontowi-Liliyana berhasil mempersembahkan medali emas pertama buat Indonesia di ajang Olimpiade 2016. Tontowi-Liliyana mengungguli pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Ying, di Riocentro Pavillon 4, Rio de Janeiro.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampaikan selamat dan bangga kepada Tontowi dan Liliyana. Terlebih, torehan emas diraih saat Indonesia merayakan hari Kemerdekaan ke-71, kemarin.
"Akhirnya, kita dengar Indonesia Raya di Olimpiade Rio 2016. Medali emas dari Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir. Selamat!-Jkw," tulis Jokowi dalam akun Twitter-nya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya