Menolak dipindah, siswa SD Sadah bertahan di sekolah bekas kandang Kerbau
Merdeka.com - Siswa SD Sadah, Desa Sadah, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang menolak dipindahkan dan bergabung dengan sekolah lain dan meski bangunan sekolah yang digunakan tidak layak.
Para siswa menolak dipindah karena jarak tempuh cukup jauh. Kurang lebih hingga 1,5 KM dari sekolah sebelumnya. Selain itu para siswa juga masih trauma penggusuran sekolah yang dilakukan Pemkab Serang tanpa menyediakan relokasi terlebih dahulu.
"Kami sebagai masyarakat sangat tidak setuju dengan rencana pemindahan tersebut. Walaupun di situ sekolahnya seadanya kita tetap ingin sekolah menempati di situ," kata Komite SDN Sadah, Jupran (43), Senin (4/12).
Jupran menceritakan, SD Sadah direncanakan menginduk ke SD Sentul 2 yang berada di Kecamatan Kragilan. Warga menolak karena lokasinya cukup jauh dengan jarak tempuh 1,5 KM. "Warga menolak karena lokasinya terlalu jauh," ujar Jupran.
Untuk diketahui, sekolah yang ada saat ini terdiri dari kelas 1 dan 2 menempati bangunan madrasah. Kelas 3 dan 5 menempati lahan bekas kandang kerbau. Kelas 4 berada di dapur milik warga, dan kelas 6 menempati lahan milik warga dengan bangunan hasil bantuan Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.
Sekolah SD Sadah sendiri di gusur pada tahun 2015, karena area bangunan sekolah akan dijadikan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang (Puspemkab). Namun hingga kini, bangunan sekolah belum dapat penggantian. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya