Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menlu tak terima 3 TKI ditembak polisi Malaysia

Menlu tak terima 3 TKI ditembak polisi Malaysia Menteri luar negeri Marty Natalegawa. merdeka.com/Merdeka

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyesalkan insiden yang menewaskan tiga tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Terlebih ada dugaan pencurian organ yang dialami para korban setelah tewas.

"Kita tidak akan bisa menerima seandainya warga negara kita menjadi korban tindakan semena-mena yang melanggar hukum," ujar Marty kepada wartawan di Kementerian Luar Negeri, Selasa (24/4).

Marty menegaskan pihaknya sedang mengumpulkan data sebanyak-banyaknya terkait kasus ini. Dia juga menampik tudingan bahwa pemerintah terkesan lambat memproses kasus itu karena ketiadaan duta besar di Malaysia.

"Saya rasa tidak adanya duta besar di Malaysia tidak menghalangi kerja kita, di Suriah tanpa duta besar kita masih bisa memulangkan warga kita, hal itu tidak menentukan," kata Marty.

Dalam waktu dekat pemerintah segera mengirim tim yang dipimpin pejabat eselon satu untuk menyelidiki kasus ini.

Kasus ini bermula saat 23 Maret silam, tiga TKI yaitu Herman (34), Abdul Kadir (25), dan Mad Noor (28) meninggal dunia. Menurut laporan kepolisian Malaysia mereka mati tertembak.

Migrant Care menemukan adanya kejanggalan di mayat korban tersebut karena ada sejumlah jahitan di dada dan tubuhnya. Ada dugaan mereka bertiga menjadi korban perdagangan organ tubuh manusia. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP