Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkum HAM tegaskan petugas lapas tak patuh perintah bakal dipecat

Menkum HAM tegaskan petugas lapas tak patuh perintah bakal dipecat Menkum HAM. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menkum HAM Yasonna H Laoly mengumpulkan seluruh pimpinan UPT lingkungan Kantor Wilayah Sumatera Utara di lapas Kelas 1 Tanjung Gusta, Medan. Menurut Yasonna, lapas saat ini masih menjadi sorotan publik dan media.

"Kita mau ini berubah. Saya sengaja sampaikan ini secara langsung tidak lewat surat, agar langsung dipahami dan dilaksanakan," ujar Yasonna saat memimpin apel siaga yang diikuti 40 Kalapas, Sabtu (18/2).

Politisi PDIP menambahkan, petugas lapas yang tidak disiplin dan tak jalankan perintah harus diberi sanksi tegas. "Sudah cukup saya memberi peringatan, petugas yang tidak patuh, saya turunkan pangkat hingga pemecatan," tegas Yasonna.

Yasonna bisa memahami keterbatasan kemampuan petugas lapas. Namun peredaran narkoba dan penggunaan telepon seluler secara bebas di Lapas Tanjung Gusta tidak bisa ditolerir.

Yasonna pun memberi perhatian khusus terhadap Lapas kelas 1A Tanjung Gusta pascapenangkapan napi bernama Andi oleh petugas BNN. Andi ditangkap petugas BNN pada 14 Januari lalu saat pelesir di luar lapas tanpa pengawalan petugas lapas. Andi disebut petugas BNN bertransaksi narkoba saat ditangkap.

Sesaat setelah penangkapan Andi, BNN menangkap napi lainnya bernama Ayau, Stevi dan Hartono. 10 Kg sabu serta 91 butir ekstasi disita petugas BNN dari tangan para tersangka. Seminggu setelah penangkapan Andi, Kementerian Hukum dan Ham mencopot Kalapas Toga Effendi dan digantikan Asep Syarifudin yang sebelumnya menjabat Kalapas Kelas 1 Merah Mata Palembang Sumsel. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP