Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkum HAM perintahkan rotasi petugas di Sukamiskin

Menkum HAM perintahkan rotasi petugas di Sukamiskin Menkumham Yasonna Laoly. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menginstruksikan adanya rotasi petugas di Lapas Klas I Sukamiskin, Bandung. Perombakan petugas di Sukamiskin ini seiring mencuatnya kabar beberapa narapidana di dalamnya, keluyuran keluar lapas.

Hal itu diakui Kepala Lapas Sukamiskin Dedi Handoko yang sempat dipanggil Yasonna langsung ke Jakarta, pada Jumat 3 Februari lalu.

"Perintahnya seperti itu (perombakan). Kita tunggu instruksi saja. Belum ada (tindaklanjutnya) sampai sekarang. Itu disampaikan waktu kami rapat Jumat kemarin," kata Dedi saat ditemui di halaman Sukamiskin, Bandung, Rabu (8/2).

Yasonna, kata dia, berpandangan, dengan ditemukan adanya napi yang melakukan penyimpangan saat izin sakit ke Rumah Sakit (RS) Santosa Bandung, bisa jadi ajang pembenahan di lapasnya para koruptor itu.

"Pandangan beliau (bedol desa) harus seperti itu," ujarnya.

Dedi juga menyatakan kesiapan dicopot dari jabatannya jika atasannya, dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM menginginkan demikian. Hal itu dilakukan sebagai konsekuensi jabatan.

"‎Kami pada prinsipnya tergantung pimpinan. Saya sebagai anggota tergantung saja. Tapi siap kalau memang benar. Masa nolak," kata Dedi

Dalam pemberitaan majalah, Tempo edisi Senin (6/2) lalu, napi yang disebut-sebut bebas ke luar-masuk Lapas Sukamiskin adalah Anggoro Widjojo, Wali Kota Palembang Romi Herton, dan mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin.

Bahkan Anggoro yang merupakan terpidana kasus korupsi itu, pernah berkunjung ke Apartemen Gateway yang tidak jauh dari LP Sukamiskin.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP