Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Puan ingatkan rendahnya kualitas SDM di Indonesia

Menko Puan ingatkan rendahnya kualitas SDM di Indonesia Puan di UNS. ©2017 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengingatkan agar para mahasiswa generasi muda dapat memahami berbagai tantangan dan peluang yang ada. Karena nantinya mereka yang akan menjadi pemimpin bangsa kelak.

Pernyataan tersebut dikemukakan Puan, saat memberikan materi kuliah umum dengan tema 'Pentingnya Revolusi Mental bagi Mahasiswa dalam menghadapi Era Globalisasi dan Tantangan masa depan yang semakin berat dan kompleks' di lapangan rektorat Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Senin (14/8).

"Indonesia ke depan, memiliki potensi untuk menjadi negara dengan perekonomian yang kuat. Lembaga-lembaga terpercaya Internasional memprediksi bahwa Indonesia berpeluang menjadi kekuatan lima besar ekonomi dunia pada tahun 2035-2045," katanya Puan di hadapan 8937 mahasiswa UNS.

"Namun, Indonesia juga masih menghadapi sejumlah tantangan seperti kualitas sumber daya manusia yang rendah dan sejumlah masalah lain yang dapat merenggut dan mengancam masa depan generasi muda," tambah putri Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri itu.

Lebih lanjut, Menko Puan mengungkapkan, persaingan dalam era globalisasi akan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya dalam mengelola potensi bangsa dan negaranya untuk dapat bersaing. Dijelaskannya, dalam Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terdapat tiga agenda strategis yang dilaksanakan untuk dapat mengembangkan potensi rakyat Indonesia.

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, tiga agenda strategis tersebut yaitu, Menjamin pemenuhan kebutuhan dasar, Meningkatkan kapabilitas manusia Indonesia, serta membangun karakter bangsa.

Menko PMK juga menegaskan akan pentingnya arti gotong-royong dalam pembangunan karakter bangsa. Gerakan nasional revolusi mental adalah merupakan salah satu agenda pembangunan yang strategis, sebagai upaya dalam membangun nation and character building.

Selain itu menurut Menko PMK, Pembangunan karakter bangsa selain ditempuh melalui pendidikan formal, keteladanan, kehadiran negara yang berwibawa, juga melalui praktik-praktik yang dapat memperkuat jiwa bangsa yang bermartabat, berkemajuan, dan bergotong royong.

"Praktik Perubahan untuk kemajuan di Perguruan Tinggi dapat dilihat dari kerja nyata civitas akademika dalam membangun budaya anti plagiat, anti narkoba, budaya keilmuwan yang menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat, membangun budaya kampus yang bersih, membangun kesantunan, memperteguh jiwa bhineka tunggal ika dan pancasila, dan menyelenggarakan Kuliah kerja Nyata bertemakan revolusi mental," tutup Puan. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP