Menko Polhukam minta Panglima TNI dan Kapolri usut kasus Sleman
Merdeka.com - Menteri Koordinator Hukum dan HAM, Djoko Suyanto telah mendapatkan informasi mengenai penyerangan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Djoko telah memerintahkan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo untuk mengungkap kasus tersebut.
"Siapapun pelakunya harus segera ditangkap dan diadili," ucap Djoko dalam pesan singkatnya di Jakarta, Sabtu (23/3).
Seperti diberitakan, empat tahanan tewas dan dua orang sipir Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta terluka setelah diserang belasan orang tak dikenal. Keempat tahanan itu merupakan pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang anggota Kopassus, Sertu Santoso (31) di Hugo's Cafe Kota Yogyakarta.
Pangdam bantah senjata untuk tembak tahanan Lapas milik TNI ADGrup 2 Kopassus: Tidak ada anggota yang keluar pada Jumat malam
Kejadian penembakan itu berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB, dimulai dengan kedatangan belasan orang bercadar ke dalam Lapas. Dengan menggunakan penutup muka berwarna hitam, para pelaku melompati pagar setinggi sekitar satu meter.
Pria berbadan tegap itu lantas melumpuhkan sipir penjara, dan memaksanya untuk masuk ke dalam sel tahanan. Tidak berhenti sampai di sana, para pelaku meminta sipir pembawa kunci untuk memeriksa satu per satu sel guna menemukan sasarannya.
Tidak lama, mereka menemukan para pelaku yang tengah meringkuk di dalam sel. Tanpa basa-basi, belasan pria bercadar itu menembakkan senjata api ke arah para korban hingga tewas.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya