Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Polhukam Luhut akan 'tertibkan' menteri yang beda pendapat

Menko Polhukam Luhut akan 'tertibkan' menteri yang beda pendapat Luhut Binsar Panjaitan. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan akan mengadakan pertemuan rapat koordinasi dengan Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Menko Perekonomian Darmin Nasution di Kantornya, siang hari ini. Luhut mengatakan, rapat ini membahas langkah-langkah program kerja yang harus dilakukan kabinet kerja.

"Nanti rapat jam 1 dengan para Menko. Ya membahas koordinasi menyamakan bahasa kan kami baru bertiga. Selanjutnya rapat di bawah Kementerian Polhukam," kata Luhut di Kantornya, Selasa (18/8).

Setelah itu, Luhut akan melakukan rapat koordinasi di bawah Menko Polhukam dengan Menhan Ryamizard Ryacudu, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menpan-RB Yuddy Chrisnandi, Jaksa Agung HM Prasetyo, Menlu Retno Marsudi, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudiantara dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo.

Luhut juga akan membahas tugas-tugas para menteri agar tidak terjadi perbedaan pendapat yang dilakukan Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri BUMN Rini yang berbeda pendapat soal pembelian pesawat Garuda. Dia akan menjelaskan data dan tugas posisi para menteri.

"Saya kira kita bicara data, jangan pakai perasaan. Perasaan itu nomor sekian. Data-data yang ada terus, bagaimana kita memposisikan diri masing-masing," kata dia.

Seperti diketahui, setelah dilantik menjadi Menko Kemaritiman Rizal Ramli mengeluarkan kritikan terhadap Menteri BUMN Rini yang merencanakan membeli pesawat Garuda. Rizal Ramli menilai, pembelian 30 unit pesawat jenis Airbus yang bakal dilakukan Garuda tidak cocok untuk penerbangan dalam negeri. Pesawat berbadan besar digunakan untuk penerbangan internasional yang menurutnya justru membuat Garuda menanggung rugi.

"Karena sebulan yang lalu beli pesawat dengan pinjaman USD 44,5 miliar dari China Aviation Bank untuk beli pesawat airbus 350, 30 unit. Itu hanya cocok Jakarta-Amerika dan Jakarta-Eropa. Pengalaman Garuda selama ini Jakarta-Amsterdam, Jakarta-London, penumpang 30 persen. Merugi melulu," ungkap Rizal.

Namun pernyataan itu membuat Menteri BUMN Rini Soemarno geram. Dia mengatakan Garuda Indonesia berada di bawah kewenangannya dan bertanggung jawab pada Menko Perekonomian Darmin Nasution.

"BUMN itu (Garuda) jelas di bawah Kemenko Perekonomian, bukan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Jadi, jangan ada yang mencampuri Garuda," kata Rini.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP