Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menko Polhukam dengar info ISIS bentuk cabang Melayu di Turki

Menko Polhukam dengar info ISIS bentuk cabang Melayu di Turki Tedjo Edy Purdjianto. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Tak sedikit warga negara Indonesia yang pergi ke negara Turki dan Suriah untuk bergabung dengan Islamic States of Iraq and Syria (ISIS). Kabar yang beredar, mereka membentuk ISIS cabang Melayu.

"Bisa saja. Itu katanya terjadi demikian (ISIS cabang Melayu di Turki). Nanti akan kami lihat apakah seperti itu," kata Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3).

Selanjutnya, banyak juga situs yang memiliki karakteristik menyebarkan ajaran radikal. Mengenai hal itu, kata Tedjo, Menteri Komunikasi dan Informasi tidak bisa berbuat banyak untuk memblokir atau menutup situs-situs yang demikian.

"Menurut Menkominfo yang bisa di-ban (dilarang) otomatis adalah situs porno, tapi untuk ini kan sulit. Apalagi kalau bentuknya seperti media sosial," jelas Tedjo.

"Tapi nanti akan kita upayakan kalau ini memang menjadi putusan, untuk di-ban, ya akan di-ban semuanya," imbuhnya.

Politikus NasDem itu menambahkan, hingga saat ini sudah ada 514 Warga Negara Indonesia (WNI) yang terindikasi berhubungan dengan Islamic States of Iraq and Syria (ISIS). Kendati demikian, tegas Tedjo, warga negara Indonesia bukanlah satu-satunya target utama ISIS.

"Enggak. Banyak, ada dari China, Kanada, Inggris, dan lain-lain," tandasnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP