Menko Luhut sebut teroris bisa terinspirasi pembunuhan Mirna
Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan para pelaku terorisme bisa terinspirasi kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin. Menurutnya, sianida, jenis racun yang digunakan untuk membunuh Mirna, bisa digunakan untuk menghabisi nyawa siapa saja.
"Kasus Jessica ini bisa digunakan juga untuk meracuni orang," ungkap Luhut usai bertemu dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Senin (15/2).
Luhut juga membenarkan beberapa waktu lalu ada ancaman dari ISIS yang akan menggunakan sianida. "Memang ada ancaman tapi dari beberapa waktu yang lalu. Kasus sianida dari ISIS yang dulunya Al-Qaedah," kata Luhut.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengimbau kepada kepala polisi satuan wilayah di daerah untuk lebih waspada terhadap ancaman kelompok teroris. Pesan Kapolri itu tertuang dalam telegram Nomor: STR/11/2016/ROOPS.
Dalam telegram itu, Jenderal Badrodin bahwa ada rencana kelompok teroris melakukan aksinya dengan memberi atau mengirim makanan sudah dicampur dengan sianida dengan sasaran anggota Polri yang melaksanakan tugas di lapangan dan Mako Polri.
Aksi itu menurut Badrodin terinspirasi kasus kematian I Wayan Mirna Salihin yang diduga diracun rekannya, Jessica Kumala Wongso saat tengah meminum kopi di kawasan Mal Grand Indonesia.
Badrodin meminta kepala polisi satuan wilayah di daerah untuk mengingatkan anggotanya yang bertugas di lapangan ataupun Mako Polri akan adanya rencana aksi kelompok teroris tersebut.
Kapolri mengimbau setiap Kapolda mengingatkan anggotanya agar tak mudah menerima pemberian saat makan di warung oleh orang tak dikenal.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya