Menko Luhut kepada China: Kedaulatan kita enggak bisa ditawar
Merdeka.com - Upaya Indonesia untuk menangkap para pencuri ikan kembali diganggu China. Negeri Tirai Bambu itu sampai menerjunkan kapal patrolinya untuk mendekati kapal perang Indonesia yang sedang menggiring kapal Han Tan Cou 19038 di perairan Natuna.
Menanggapi hal itu, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, penambahan personel TNI tidaklah berlebihan. Sebab, jika memang melewati batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sudah pasti bertentangan dengan kedaulatan Indonesia.
"Kedaulatan kita enggak bisa ditawar-tawar. Pak Hasyim Djalal sudah kasih pencerahan ke kita. Bahwa posisi kita kuat secara hukum internasional," kata Menko Luhut di Jakarta, Rabu (22/6).
Luhut menegaskan, tidak boleh ada pelayaran internasional memasuki wilayah teritorial Indonesia. Itu sesuai prosedural angkatan laut internasional.
"Kita sebagai negara berdaulat taat pada hukum internasional. Diperingatkan, terus terakhir ditembak buritan, tembak haluan," tambahnya.
Meski demikian, dia juga mengatakan upaya diplomasi pun tetap terus berlanjut. "Diplomasinya kan terus dilakukan, enggak berhenti," singkatnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya