Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkes: Kondom akan dibagikan di tempat pelacuran

Menkes: Kondom akan dibagikan di tempat pelacuran kondom. merdeka.com/jimhuntshow.com

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menegaskan, tidak ada pembagian kondom gratis kepada pelajar. Menurut dia, pembagian kondom hanya diberikan kepada perilaku seks berisiko.

"Ya hanya membagikannya di tempat-tempat tertentu, yaitu di tempat-tempat pelacuran terutama baik pelacuran yang hotspot, maupun di tempat-tempat di mana kami tahu banyak terjadi hubungan seks berisiko. Dan itu bisa terjadi misalnya panti pijat, tempat pariwisata, semua orang di situ tahu kok banyak terjadi itu, asal kami tidak menutup mata, kami tahu bahwa itu terjadi," kata Nafsiah sebelum rapat dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Senin (25/6).

Nafsiah prihatin, pada usia muda sudah bekerja sebagai pelacur. Untuk menghindari penularan HIV/AIDS dan kehamilan, maka kampanye penggunaan kondom perlu digalakkan.

"Yang saya sedih adalah kalau perempuannya itu di bawah umur. Tega-teganya gitu loh anak-anak perempuan di bawah umur dijual. Seringkali mereka dijual atau dilacurkan keluarganya sendiri, ini yang harus kami perjuangkan supaya mereka keluar dari situ dan melakukan kegiatan seperti sekolah dan sebagainya. Kalau tidak mungkin paling kurang mereka tidak tertular penyakit," jelas Nafsiah.

Menkes melihat, di tempat pelacuran sekarang ini 34 persen pelacurnya berusia 15-24 tahun. Mereka menjadi pekerja seks komersil karena dijual. Sementara dari laki-lakinya 45 persen pembeli seks di bawah usia 25 tahun.

"Masa mereka tidak berhak mendapatkan informasi dan layanan sehingga dia tidak ketularan dan menularkan," jelas Menkes. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP