Menkes curhat sang ayah jadi korban keganasan rokok
Merdeka.com - Upaya Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi untuk melindungi masyarakat dari bahaya rokok bukan tanpa alasan. Mboi dan keluarganya pernah merasakan pengalaman pahit akibat keganasan nikotin, zat adiktif yang terkandung dalam rokok.
Lewat video yang dirilis Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, Kamis (5/7), Mboi menceritakan ayahnya tercinta menderita kanker paru-paru sampai akhir hidupnya.
"Saya sangat sedih sekali bahwa pada akhir hidupnya dia harus menderita karena kanker paru-paru, biaya pengobatan yang tinggi tidak seimbang dengan penderitaan yang dia alami oleh karena kanker ini," kisah Mboi.
Mboi mengatakan, penderitaan tidak hanya dialami oleh ayahnya. "Seluruh keluarga ikut menderita. Kita tidak ingin ini terjadi pada keluarga-keluarga lain," katanya,
Oleh karena itu, kata Mboi, pemerintah melalui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengendalian Dampak Produk Tembakau Terhadap Kesehatan (RPP Tembakau) akan mengatur agar zat-zat adiktif dalam rokok tidak sampai merugikan kesehatan masyarakat.
"Mari kita sama-sama mencegah terjadinya masalah-masalah kesehatan oleh karena tidak pengertian kita," pintanya. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya