Menkes Budi Akui Data Penerima Vaksin Covid-19 Belum Sempurna
Merdeka.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengakui data penerima vaksin Covid-19 belum sempurna. Sebabnya, pemerintah membuka sambungan telepon kepada masyarakat untuk memperbaiki data.
"Kami paham data ini tidak sempurna, maka kami membuka fasilitas untuk memperbarui data melalui mekanisme call center 119," katanya dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (14/1).
Penerima vaksinasi Covid-19 tahap pertama merupakan tenaga kesehatan. Kemenkes mengambil data itu dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan.
Kemudian, data diperiksa kembali dengan data Dukcapil untuk memverifikasi alamat serta nomor telepon genggam. Serta diverifikasi dengan BPJS Kesehatan untuk melihat data komorbid. Tenaga kesehatan penerima vaksin itu kemudian mendapatkan pesan singkat.
"Mengenai data, data ini mulainya dari data SDM yang ada di Kemenkes. Kemudian data itu kita crosscheck dengan data di dukcapil terutama untuk verifikasi alamat juga nomor handphone. Sesudah itu kita crosscheck lagi dengan data di BPJS Kesehatan terutama melihat data-data komorbid," jelas Budi.
Kemenkes juga melakukan jemput bola dengan mendatangi fasilitas kesehatan untuk melakukan verifikasi kembali. Juga menugaskan Dirjen di Kemenkes untuk verifikasi data di Dinas Kesehatan.
"Saya sudah minta semua dirjen kembali melakukan verifikasi melalui dinkes, kita kirimkan data-data yang ada di kita hari ini agar bisa dilakukan verifikasi di level Dinkes," tutup Budi.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya