Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenang Gayatri Wailissa, putri Ambon jenius kuasai 14 bahasa

Mengenang Gayatri Wailissa, putri Ambon jenius kuasai 14 bahasa Gayatri Wailissa. ©2014 Merdeka.com/FANS PAGE GAYATRI WAILISSA

Merdeka.com - Dunia pendidikan Indonesia sedang berduka. Gadis belia jenius bernama Gayatri Wailissa menutup usianya di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/10) malam lantaran pendarahan otak.

Meski baru berumur 17 tahun, Gayatri yang berdarah Ambon ini diakui punya segudang prestasi. Dia menguasai 14 bahasa dan sudah menyabet penghargaan internasional.

Dikutip dari video wawancaranya di talk show Kick Andy Show 19 Juli 2013, Gayatri tampak antusias dan cerdas menjawab semua pertanyaan dari sang pembawa acara, Andy F Noya. Gayatri memaparkan semua bahasa yang sudah dia kuasai.

"Untuk saat ini ada 9 bahasa yang sudah lancar. Terakhir ada Inggris, Belanda, Jerman, Prancis, Mandarin, Jepang, Italian, Spanyol dan Arab. Ada satu bahasa lagi, Thailand tapi masih kurang lancarnya di penulisan. Kemudian ada tiga bahasa lagi yang masih dalam proses pembelajaran, ada bahasa Rusia, Korea Selatan, dan bahasa Hindi Nepal," kata Gayatri di akun Youtube Kick Andy Videos seperti dilansir merdeka.com, Jumat (24/10).

Mendengar jawaban Gayatri, Andy F Noya tampak terkagum-kagum dan bingung menimpalinya. "Baru 16 tahun sudah bisa sebanyak itu. Saya yang seumur ini satu aja bahasa Inggris belum selesai-selesai," ujar Andy disambut gelegar tawa penonton di studio.

Yang lebih menakjubkan lagi, Gayatri bisa menguasai belasan bahasa itu tanpa belajar dari guru resmi. Dia hanya berbekal banyak buku dan belajar sendiri di rumah.

"Nggak kursus Om, otodidak. Saya belajar dengan beberapa metode. Metode pertama lewat buku pastinya, menghafal kata, tata bahasa, grammar. Kemudian metode kedua ini yang sebenarnya agak gila juga kata orang, saya sering mengulang percakapan di depan kaca sendiri, lewat lagu kemudian nonton film, mendengar percakapan mereka," paparnya.

Dalam video tersebut sempat ditayangkan suasana keseharian Gayatri di Maluku. Anak dari dari pasangan Deddy Darwis Wailissa dan Nurul Idawaty ini tinggal di rumah sederhana berukuran sedang. Ayahnya mengaku sangat bangga dengan segudang prestasi anaknya itu.

"Saya mendengar dia sedang berbicara sendiri di depan cermin. Ya seperti Jepang gitu. Saya kaget, ini kenapa anak ngomong sendiri. Lalu tiba-tiba sudah ganti bahasa lain. Saya sebagai orangtua merasa bangga dengan prestasi Gayatri yang tidak disangka-sangka. Dia bisa mewakili negara Indonesia atas nama Maluku," kata Deddy yang bekerja sebagai pekerja kaligrafi itu.

Semasa hidupnya, Gayatri dikenal sebagai anak yang pandai bersosialisasi. Kesibukannya sehari-hari yakni sebagai penyiar radio, penerjemah dan peneliti bahasa, serta menjadi instruktur teater di kampusnya.

Gayatri juga pernah menjadi Duta Anak Tingkat ASEAN, mendapat Medali Perunggu Science Astronomy 2012, Penerima Anugerah Tunas Muda Pemimpin Indonesia 2013 dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta sebagai delegasi anak di beberapa konferensi internasional tingkat Asia.

Pada video itu, Gayatri mengaku selalu memegang teguh mottonya. Dengan motto itu, dia selalu termotivasi untuk belajar dan terus belajar. "Jadikanlah semua tempat untuk belajar, dan jadikanlah siapa saja sebagai guru," ujar Gayatri yang kala itu memakai batik ungu.

Andy F Noya juga mempersilakan Gayatri untuk menunjukkan kebolehannya berpidato. Hebatnya, Gayatri melakukan pidato singkat dengan berbagai macam bahasa yang sudah dia kuasai. Berikut videonya:

(mdk/gib)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP