Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal sisi lain Haikal si hacker muda pembobol ribuan situs

Mengenal sisi lain Haikal si hacker muda pembobol ribuan situs hacker ganteng. ©2017 instagram.com

Merdeka.com - Sultan Haikal, hacker pembobol ribuan situs, ternyata mempunyai sisi lain membuat kagum. Dia ternyata dikenal religius. Sebagai lulusan pesantren, pemuda ini juga hafal 5 juz dalam Alquran.

Sikap religius itu didapat setelah setahun Haikal menjalani hidup sebagai santri. Kekaguman itu diakui Rohman, salah seorang petugas keamanan di Perumahan Pesona Gintung Residen, Ciputat, Tangerang Selatan. Lokasi ini tempat Haikal tinggal.

"Dulu habis lulus SD dia pernah pondok (pesantren), setahun kalau kaga salah (lamanya)," ujarnya ketika berbincang dengan merdeka.com, Sabtu kemarin.

Rohman mengaku kaget Haikal tiba-tiba bisa mengaji. Usut punya usut, ternyata Haikal tengah kepincut. Ya, ini tentang masalah cinta anak muda. Ternyata Haikal sedang jatuh cinta dengan wanita pujaannya. "Ya kagak tahu ada masalah apa tiba-tiba ngaji, katanya sih masalah cewek dibilang," ucapnya.

Cita-cita Haikal ternyata tidak tinggi. Dia hanya ingin menikah muda. Alasannya agar tetap menjadi ayah di masa muda. Namun, keinginannya dilarang sang ayah

"Dulu dia pernah cerita ke saya ingin nikah muda. Ya, alasannya biar punya anak kaga jauh sama dia mudanya," ujar Rohman.

Harus diakui bahwa Haikal memang penggila teknologi. Bahkan dia bisa tidak tidur hingga lima hari. Itu dilakukan di depan komputer. "Dia bilang katanya sudah lima hari kaga tidur, kadang tiga hari. Ya mungkin di depan komputer terus, kan hobinya itu."

Kini masa depan Haikal di tangan aparat Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri. Mereka menangkap tiga orang diduga pelaku pembobol situs-situs online. Dari hasil membobol situs online salah satunya tiket.com, MKU, AI, dan MTN meraup keuntungan hingga Rp 1 miliar.

Saat itu Haikal masih diburu polisi. Selain sebagai pembobol situs, dari hasil pemeriksaan, Haikal juga disebut sebagai pihak yang menerima aliran dana dari hasil membobol situs tersebut, ia paling banyak mendapatkan hasil. "Separuh untuk pembobolnya, separuh menerus kan pintu yang terbuka," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto.

Rikwanto menyebutkan lokasi Haikal berbeda dengan tiga pelaku ditangkap di wilayah Kalimantan Timur. Haikal berdomisili di Jakarta. Mereka mengenal satu sama lain melalui jejaring sosial Facebook.

"Tiga orang ini ditangkap di Kalimantan Timur, hackernya di Jakarta. Mereka berteman lewat Facebook karena hobi yang sama yaitu main game," tuntas Rikwanto.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat Pasal 46 ayat 1, 2, 3, Pasal 30 ayat 1,2,3 dan Pasal 51 ayat 1 dan 2 Undang-undang ITE.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP