Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal lebih dekat Bripka Seladi, polisi menyambi pemulung sampah

Mengenal lebih dekat Bripka Seladi, polisi menyambi pemulung sampah Bripka Seladi. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Bripka Seladi (58) pandai memanfaatkan peluang untuk menambah penghasilan. Anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Malang ini menyambi sebagai pemulung plastik dan barang bekas. Pekerjaan sampingan ini dilakukan di luar jadwal piket.

Ketika Seladi sudah berada di antara barang-barang bekas, sama sekali tidak menyangka jika dia seorang polisi. Seperti yang merdeka.com saksikan saat bertemu kemarin. Dengan kaos lusuh dan topi terbalik, tangan Seladi cekatan memilah barang yang sekiranya masih bisa dijual dari tumpukan sampah di depannya.

"Ini rezeki, kenapa harus dibuang-buang. Sampingan saja, satu jam atau dua jam waktu luang saya manfaatkan untuk kegiatan ini," kata Seladi di Kecamatan Klojen, Kota Malang.

bripka seladi

Bripka Seladi ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Tumpukan sampah yang kotor dan bau menggunung dan memenuhi gudangnya. Selama bekerja, Seladi dibantu dua orang. Salah satunya putra kedua, Rizaldy Wicaksono (23) yang baru saja selesai kuliah D2 di Universitas Malang jurusan Teknik Informatika. Keduanya tak kalah cekatan, seolah berlomba mendapatkan sampah paling banyak.

Rumah yang dijadikan tempat pengumpulan sampah adalah rumah seorang karib yang dipinjam. Rumah itu mulai digunakan sejak tahun 2008, tetapi Seladi sudah dua tahun sebelumnya menjadi pemulung.

"Sejak 2008, rumah ini dipinjami teman. Kalau dulu langsung dijual ke pengepul karena tidak ada tempat, sekarang dikumpulkan baru kemudian dijual," katanya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP