Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Antareja, tumbal perang Bharatayuda dan proyek MRT

Mengenal Antareja, tumbal perang Bharatayuda dan proyek MRT jokowi resmikan pengeboran mrt. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejak dicanangkan tahun 2013 lalu, mass rapid transit (MRT) terus dikebut pengerjaannya oleh pemerintah. Namun babak baru yang menandai diseriusinya proyek ini adalah ketika Presiden Jokowi meresmikan mesin bor bawah tanah atau Tunnel Boring Machine (TBM) untuk proyek ini.

Oleh Jokowi, mesin bor buatan Japan Tunnel Systems Corporation (JTSC) ini diberi nama Antareja. Kini Antareja pun menjadi menjadi andalan pemerintah dalam menggarap proyek MRT di Jakarta.

Antareja sendiri menggunakan teknologi berbasis Earth Pressure Balance (EPB) yang pertama kali digunakan di Indonesia. Mesin bor raksasa ini memiliki diameter sekitar 6,7 meter dengan panjang 43 meter dengan mencapai 323 ton.

Sejauh ini bor Antareja sudah membuat terowongan sepanjang 321 meter dari titik Patung Pemuda, Senayan menuju arah Setiabudi.

Nama Antareja yang disematkan Presiden Jokowi kepada mesin bor ini tentunya bukan sembarang nama. Antareja andalan pemerintah untuk menggarap proyek MRT ini merujuk pada tokoh pewayangan yang sakti mandraguna. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP