Mengamen tetapi memaksa minta uang, 5 pemuda di Depok diamankan
Merdeka.com - Karena diduga kerap mengganggu penumpang angkutan kota (angkot), lima pemuda dibekuk Polresta Depok. Meski mengaku mengamen, tetapi mereka selalu memaksa penumpang angkot dan pengendara lain jika tidak diberi uang.
Kelimanya diamankan di lampu merah Jalan Arif Rahmah Hakim. Mereka adalah Ipay warga Sukmajaya, Indra warga Cirebon, Dobray warga Sukmajaya, Aden warga Limo, dan Agus warga Tapos.
Mereka diciduk saat bergerombol di tempat mangkal. "Laporan warga, mereka sering membuat resah penumpang (angkot) dan pengendara lain," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho, Selasa (5/1).
Kelima orang itu diamankan karena laporan warga dan supaya memberi rasa aman dan nyaman pengguna jalan. Buat mendapatkan uang secara paksa, mereka bernyanyi dengan bertepuk tangan.
"Hal ini kami dapatkan laporan dr masyarakat yang resah dengan keberadaan mereka," ucap Teguh.
Biasanya, lanjut Teguh, kelima pemuda itu mangkal di lampu merah pada sore hari. Karena pada saat itu banyak warga pulang kerja dan naik angkot. Penampilan mereka yang seperti anak punk kerap membuat warga takut, sehingga terpaksa memberikan uang.
"Kami masih dalami apakah mereka melakukan tindak pidana atau tidak," ujar Teguh.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya