Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendikbud tinjau uji kompetensi guru di SMP 19 Jaksel

Mendikbud tinjau uji kompetensi guru di SMP 19 Jaksel uji kompetensi guru. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di SMP 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ujian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru.

"Jelas kita harus selalu meningkatkan kualitas pendidikan kita, kualitas pendidikan itu salah satu parameter yang variabel utamanya adalah kualitas guru," kata Nuh kepada wartawan di SMP 19, Senin (30/7).

Nuh menjelaskan, uji kompetensi ini nantinya akan menguji kemampuan guru dalam menguasai materi yang akan diajarkan kepada para murid. Bilamana ada materi yang dirasa kurang maka Kemendikbud akan menyediakan semacam pendidikan agar guru itu benar-benar menguasainya.

"Misalnya ada guru matematika, SMP kan banyak ada 12 bab mata dan bab mana yang belum bagus, bagaimana dia mengajarnya bagus atau tidak ini semua kita petakan nanti kalau kita tahu kelemahannya ada di bab aljabar nantinya akan adakan kursus tentang aljabar," ujarnya.

Menurut Nuh, UKG ini nantinya sedikit banyak akan mempengaruhi kenaikan jabat seorang guru. Karena dengan UKG maka secara berkala guru akan meningkat kualitasnya dan siap untuk dipromosikan.

"Tentu, tapi kalau dia kualitasnya tidak jelas bagaimana bisa naik jadi kenaikan pangkat," imbuhnya.

Untuk informasi, dalam PP 74 tahun 2008, pasal 2, guru wajib memiliki kompetensi. Dan pada pasal 3 ayat satu menyatakan kompetensi sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan oleh guru dalam melaksanakan tugas keprofesian. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP