Mendikbud: Indonesia harus meritrokasi sejak usia dini
Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengingatkan pentingnya meritrokasi untuk dijalankan seluruh komponen di Indonesia. Meritrokasi sendiri ialah menilai berdasarkan prestasi.
Ia menjelaskan, sudah semestinya Indonesia selalu memilih orang-orang berprestasi dalam menyiapkan suatu rencana besar untuk menggapai prestasi. Anies tak ingin, mereka yang berkompetisi adalah orang-orang yang sejatinya tak memiliki kemampuan.
"Masa depan itu kuncinya satu meritokrasi, artinya menilai berdasarkan prestasi," kata Anies saat menutup kegiatan penganugerahan guru serta tenaga pendidik PAUD dan Dikmas berprestasi di Hotel Mercure, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (27/5).
Anies mencontohkan, jumlah anak-anak Indonesia yang sukses dalam lomba di bidang science lebih banyak jika dibandingkan negara lain. Hal ini karena mereka yang terpilih adalah orang-orang berprestasi, bukan berdasarkan kepentingan maupun kedekatan.
"Perhatikan mengapa anak kita di bidang science bisa menang, jumlah yang menang anak-anak kita lebih banyak dari Jerman, Inggris dan Korea. Karena mereka dipilih bukan karena alasan selain prestasi. Bukan karena anak seseorang, tapi karena prestasi," tegasnya.
Anies berharap langkah yang telah dilakukannya itu bisa diikuti dengan komponen lainnya. Sehingga, mampu membawa prestasi kita luar biasa, kita sering berikan kesempatan kepada yang bukan berprestasi. Bahkan, dirinya menginginkan meritrokasi dilaksanakan sejak usia dini.
"Indonesia harus meritrokasi harus mulai proses usia dini. Saya percaya integritas ini dijaga dan kata ini menjadi pegangan semuanya," pungkasnya.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya