Mendagri persilakan KPK obrak abrik kantornya telusuri korupsi IPDN
Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku sudah mendengar kabar sejumlah penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menggeledah kantornya. Tjahjo mempersilakan penggeledahan dilakukan.
Penggeledahan dilakukan Selasa (1/3), di Gedung B lantai 4, 6, dan 10 Kemendagri. Penggeledahan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.
"Saya sudah diberi tahu. Persilakan KPK melengkapi data untuk kasus yang cukup lama berkaitan dengan pembangunan IPDN di Bukit Tinggi," kata Tjahjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/3).
Tjahjo mengaku sudah berkomunikasi dengan lembaga antirasuah tersebut terkait penyelesaian kasus dugaan korupsi pembangunan IPDN. "Sudah ada komunikasi dengan KPK. KPK sudah melakukan berbagai wawancara. Kemarin masuk ke Kemendagri kami persilakan," ujarnya.
Tjahjo mengaku belum mendengar detail hasil pendalaman KPK terhadap kasus pembangunan Gedung IPDN. Mantan Sekjen PDIP ini juga tidak mau berspekulasi terkait ada tidaknya stafnya yang terlibat kasus ini.
"KPK belum memberi rincian, itu hak KPK. Tapi kami tidak menghalangi," ucapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya