Mendagri minta warga tak diskriminasi eks pengikut Gafatar
Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh bertindak diskriminasi terhadap eks pengikut kelompok gerakan fajar nusantara (Gafatar) yang dipulangkan ke daerah asal. Sedangkan usulan transmigrasi yang dilakukan untuk eks Gafatar merupakan opsi terakhir.
"Bagi masyarakat sudah ada diberikan pemahaman. Usulan transmigrasi kan opsi terakhir. Tugas kepala daerah itu melindungi negara Indonesia," kata Tjahjo setelah menemui Jampidsus di gedung Bundar, Jakarta, Kamis (4/2).
Tjahjo mengatakan, bahwa pemerintah telah mengambil inisiatif untuk memulangkan eks pengikut Gafatar) ke daerah asal. Serta telah melakukan terapi pembinaan, meluruskan pola pikir yang salah.
"Pemerintah sudah mengambil inisiatif hadir memulangkan ke daerah asal. Kita melakukan terapi pembinaan, meluruskan pola pikir yang salah, apa yang diyakini oleh eks Gafatar ini kan perlu waktu juga," ucap Tjahjo.
Sebelumnya, pemerintah merelokasi ribuan warga eks Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari Mempawah, Kalimantan Barat. Mereka akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya