Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendagri: Jaga perbatasan, pulau terluar akan dijadikan kapal induk

Mendagri: Jaga perbatasan, pulau terluar akan dijadikan kapal induk Jokowi blusukan ke daerah perbatasan. ©Setpres RI/Rusman

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta jajarannya di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyelesaikan permasalahan di perbatasan. Targetnya, wajah perbatasan berubah 1.000 persen pada 2017.

"Misi BNPP dari Presiden ingin mempercepat pembangunan perbatasan ini. Lalu meningkatkan kemampuan nasional dalam perbatasan," di Kantor BNPP, Jakarta, Kamis (19/5).

Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, salah satu program Presiden Joko Widodo adalah memperbaiki wajah perbatasan. Untuk itu perbatasan harus juga harus diperkuat dengan pangkalan militer untuk menjaga kedaulatan NKRI.

"Kalau belum bisa beli kapal induk, pulau-pulau terluar seperti Natuna (Kepri) Murotai (Maluku Utara) atau Bitung (Sulawesi Utara) dan Saumlaki (Maluku) dijadikan kapal induk," terangnya.

Tjahjo mengatakan, ke depan panglima armada tidak ada lagi yang berfokus di Jakarta atau Surabaya. Hal ini harus dipercepat khawatir kalau ada gangguan di perbatasan. BNPP nantinya akan menjadi koordinator yang menggerakkan elemen-elemen tersebut untuk menjaga perbatasan.

"Perbatasan Indonesia ini masih rapuh, harus dijaga dengan baik. Perbatasan ini sumber masuknya narkoba dan kelompok radikalisme asing," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP