Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendagri Ingatkan Jangan Sampai Ada Klaster Baru Dari Kegiatan Agama dan Ekonomi

Mendagri Ingatkan Jangan Sampai Ada Klaster Baru Dari Kegiatan Agama dan Ekonomi Mendagri dan Pansus DPR bahas RUU Otonomi Khusus Papua. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengingatkan jangan sampai ada klaster baru penularan Covid-19 dari kegiatan keagamaan dan ekonomi. Hal itu disampaikannya usai meninjau kawasan KEK Galang Batang PT. Bintan Aluminia Indonesia (BAI), Bintan, Kepulauan Riau.

"Jangan sampai kita lengah, terutama dari klaster-klaster kerumunan karena kegiatan-kegiatan, baik kegiatan yang ekonomi maupun kegiatan keagamaan, pasar, kemudian numpuk mau belanja pakaian lebaran," katanya dikutip dalam keterangan pers, Selasa (11/4).

Dia juga meminta masyarakat tidak lengah terhadap protokol kesehatan pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Menurut dia, masyarakat perlu berkaca pada kasus covid sebelumnya, terdapat tren kenaikan kasus pada hari raya keagamaan, seperti Hari Raya Idul Fitri dan perayaan Natal pada tahun 2020 dan libur tahun baru.

Ditambahkannya, penekanan tersebut tertuju bukan pada aktivitas keagamaannya, namun pada penerapan protokol kesehatan.

"Ada beberapa daerah ada klaster tarawih, masuk ke masjid tanpa masker, rapat, ini bukan soal agamanya, ini soal masalah protokol kesehatannya, tolong ya titik tekannya seperti itu," bebernya.

Dia juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat mampu menjaga protokol kesehatan dalam situasi apapun. Sehingga tidak terjadi ledakan atau peningkatan kasus Covid-19 seperti India dan beberapa negara lainnya.

"Selain protokol kesehatan, pejabat dan ASN juga diminta tak melakukan kegiatan open house, di samping larangan mudik bagi masyarakat," katanya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP