Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendagri dan Seskab hadiri pelantikan 17 kepala daerah di Jatim

Mendagri dan Seskab hadiri pelantikan 17 kepala daerah di Jatim Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memastikan, acara pelantikan 17 kepala daerah terpilih di Pilkada serentak 2015 lalu, akan dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Pengambilan sumpah 17 kepala daerah terpilih itu, akan dilakukaan di Gedung Grahadi, Rabu besok (17/2).

"Keduanya (Tjahjo dan Pramono) sudah memastikan hadir. Nanti, Ketua DPR (Ade Komarudin) juga akan datang," terang Soekarwo, di Surabaya, Selasa (16/2).

Gubernur akrab disapa Pakde Karwo ini menjelaskan, dalam pengambilan sumpah Rabu besok, akan dilakukan dua gelombang.

Gelombang pertama, ‎dilaksanakan pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dan dihadiri oleh Mendagri, Tjahjo Kumolo. Sedang gelombang kedua digelar pukul 12.30 hingga 15.00 WIB, disaksikan Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. "Jadi keduanya tidak datang bersamaan," ucap Soekarwo.

Pelantikan gelombang pertama, diikuti sembilan pasang kepala daerah, yatu Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Trenggalek, Lamongan, Jember, Situbondo, Banyuwangi, ‎dan Sumenep.

Gelombang dua, yang akan dilantik adalah Bupati dan Wabup Kediri, Ngawi, Malang, Blitar dan Ponorogo. Untuk wali kota dan wawalinya, yaitu Surabaya, Pasuruan dan Blitar.

Sementara dua daerah di Jawa Timur yang juga ikut menggelar Pilkada serentak 2015, yaitu Pacitan dan Tuban, akan dilantik setelah masih jabatan Bupati dan Wabup sebelumnya berakhir. "Jadi tidak diikutkan di pelantikan besok (16/2)," tandas mantan Sekdaprov Jawa Timur ini.

Acara pengambilan sumpah 17 kepala daerah terpilih ini, akan dikawal ketat 1.500 personel gabungan dari Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan TNI. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup.

"Pengamanan dilakukan di ring satu, yaitu di dalam gedung, ring dua di halaman gedung, ring tiga di jalan depan gedung untuk antisipasi unras (unjuk rasa), dan ring tiga‎ dilakukan personel lalu lintas," terang Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar.

Tak cukup itu, masih kata Lily, 2/3 kekuatan yang stand by di Mako Polrestabes Surabaya juga akan disiagakan sebagai tim pemukul. "Untuk personel di Polsek-Polsek tetap akan difungsikan melakukan pengamanan di wilayahnya masing-masing. Mereka tetap akan melakukan patroli untuk menjaga kondusifitas Kota Surabaya secara utuh," tandasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP