Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mendagri: Berbeda agama, suku, golongan ya itu lah Indonesia

Mendagri: Berbeda agama, suku, golongan ya itu lah Indonesia Menteri Tjahjo Kumolo datangi KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Pancasila merupakan ideologi Indonesia. Setiap 1 Juni, masyarakat Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila.

Bagi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Pancasila merupakan perekat bangsa Indonesia. "Saya kira, Pancasila, NKRI, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika itu adalah harga mati. Pancasila adalah perekat kita semua, dasar negara yang tidak terpisahkan," ujar Tjahjo usai mengikuti upacara Hari Pancasila di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (1/6).

Menurut dia, jika ada WNI, baik perorangan, kelompok, golongan, yang ingin mengganti Pancasila, harus ditindak. Menurut dia, pidato Presiden Jokowi dalam upacara sudah sangat jelas mengenai Pancasila.

"Arahan Presiden jelas tadi, bahwa berbeda agama, suku, golongan ya itu lah Indonesia. Dan Pancasila menjadi dasar negara yang tak terpisahkan," imbuhnya.

Tjahjo juga mengatakan mengundang rektor dari perguruan tinggi dan swasta untuk menyepakati nota kesepahaman dengan memasukkan Pancasila dalam kurikulum.

"Saya siang hari ini, mengundang seluruh rektor baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, semuanya ada 68, membuat MoU bersama bahwa kurikulum itu (Pancasila) harus masuk perguruan tinggi. Hal ini untuk menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, itulah Indonesia," pungkasnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP