Mendagri akui masalah perbatasan di Malaysia paling rumit
Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK menargetkan perubahan wajah daerah perbatasan 1.000 persen pada tahun depan. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengakui permasalahan perbatasan masih menjadi pekerjaan rumah. Tjahjo mengakui, persoalan di beberapa titik perbatasan dengan negara tetangga sulit diselesaikan.
"Yang masih rumit itu Malaysia," katanya di Kantor BNPP, Jakarta, Kamis (19/5).
Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan, permasalahan itu antara lain menyangkut luas wilayah perbatasan. Dia menyebutkan, beberapa titik daerah perbatasan yang kerap bermasalah seperti Sebatik, Nunukan, Sanggau dan Entikong.
Tjahjo menjelaskan, ada sembilan poin yang perlu diselesaikan untuk memperkuat legitimasi perbatasan masing-masing Negara. Kesulitan itu karena Malaysia dan Indonesia memiliki perbatasan yang dekat.
"Saya kira jaraknya satu langkah sudah beda. Bahkan ada yang ber-KTP ganda. Makanya harus clear, harus jelas tapal batasnya," terangnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya