Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menaker minta sinergi pesantren dan industri diperluas

Menaker minta sinergi pesantren dan industri diperluas Menaker Hanif Dhakiri saat menghadiri Wisuda Akbar siswa siswi Pesantren Al-Khairiyah Citangkil Cile. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Saat ini teknologi berkembang sangat cepat. Arus digitalisasi dan otomatisasi teknologi telah mengubah karakter pekerjaan. Teknologi telah menghilangkan banyak pekerjaan konvensional. Namun kehadiran teknologi digital juga menghadirkan banyak peluang kerja baru.

Menanggapi hal ini, Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengimbau lembaga pendidikan, termasuk pesantren, untuk memperluas kerja sama dengan industri supaya lulusannya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

"Agar lulusan pesantren dan lembaga pendidikan bisa diserap pasar kerja," kata Menteri Hanif saat memberi sambutan pada acara Wisuda Akbar siswa siswi Pesantren Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, Banten, Selasa (23/5/2017).

menaker hanif dhakiri saat menghadiri wisuda akbar siswa siswi pesantren al khairiyah citangkil cilegon

Menaker Hanif Dhakiri saat menghadiri Wisuda Akbar siswa siswi Pesantren Al-Khairiyah Citangkil Cile ©2017 Merdeka.com

Ditambahkannya, salah satu keunggulan alumni pesantren adalah memiliki modal karakter yang kuat, yakni bekerja keras, disiplin, mandiri, jujur dan sebagainya. "Mencari orang pintar itu mudah, namun mencari orang yang berperilaku baik itu susah. Jika kalian pintar tetapi tidak memiliki perilaku yang baik, maka perusahaan enggan untuk menerima," kata Hanif.

Karakter yang kuat adalah modal memenangkan persaingan kerja. Tentu, hal itu harus diimbangi penguasaan kompetensi kerja. Namun, menurut Menaker, penguasaan keterampilan kerja lebih mudah dilakukan dibanding dengan penanaman karakter. Misalnya, untuk menjadi mahir teknis otomotif, cukup mengikuti pelatihan setahun yang bisa diikuti di Balai Latihan Kerja (BLK).

menaker hanif dhakiri saat menghadiri wisuda akbar siswa siswi pesantren al khairiyah citangkil cilegon

Menaker Hanif Dhakiri saat menghadiri Wisuda Akbar siswa siswi Pesantren Al-Khairiyah Citangkil Cile ©2017 Merdeka.com

Oleh karenanya, dia mengimbau kepada dunia industri bekerja sama dengan pesantren. "Kepada industri, saya minta bersinergi dengan pesantren. Alumni pesantren sudah pasti memiliki modal karakter yang kuat," tegasnya.

Sebaliknya, pesantren juga disarankan untuk aktif menjalin kerjasama dengan industri atau BUMN. Nah, untuk memberikan modal kompetensi kepada santri dan angkatan kerja nasional lainnya, pemerintah sedang mengembangkan pelatihan dan pendidikan vokasi. Khusus pelatihan vokasi di pesantren, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki program pelatihan vokasi untuk komunitas. Kepada pelaku industri, Menteri Hanif juga meminta untuk ikut mengembangkan pelatihan vokasi di pesantren.

menaker hanif dhakiri saat menghadiri wisuda akbar siswa siswi pesantren al khairiyah citangkil cilegon

Menaker Hanif Dhakiri saat menghadiri Wisuda Akbar siswa siswi Pesantren Al-Khairiyah Citangkil Cile ©2017 Merdeka.com

"Anggaran Negara ini terbatas, karena itu saya minta teman-teman di industri ikutlah terlibat dalam pembangunan BLK Komunitas ini. Percayalah, masing-masing pihak akan sama-sama diuntungkan," tegas Hanif. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP