Menag Lukman: Mulai 10 April, calon jemaah haji bisa lunasi BPIH
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo dikabarkan telah menandatangani Keppres tentang penetapan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun keberangkatan 2017. Setelah Keppres itu resmi diterbitkan, calon jemaah haji bisa melakukan pelunasan biaya haji.
"Artinya, pekan depan Senin 10 April, calon haji khususnya mereka yang sudah dapat kursi dan ditetapkan berangkat tahun ini sudah bisa melakukan pelunasan," kata Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin usai meresmikan tiga wisma mewah berbintang tiga di asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu, (5/4).
Di antara 12 embarkasi di Tanah Air, kata Lukman, BPIH termahal untuk calon jemaah dari Makassar yakni Rp 38.972.250 dan termurah itu embarkasi Banda Aceh Rp 31,40 juta. Namun rata-rata BPIH di Indonesia sebesar Rp 34.890.312.
Adanya perbedaan BPIH karena dari 12 embarkasi jarak menuju Tanah Suci berbeda-beda. Sementara, salah satu komponen terbesar dalam BPIH itu adalah angkutan udara. Jadi tentu konsumsi avtur atau bahan bakar pesawat udara berbeda misalnya antara dari Aceh ke Tanah Suci dan dari Makassar ke Tanah Suci.
Menag menambahkan, BPIH tahun ini hanya selisih Rp 249 ribu dari tahun sebelumnya. Jika ada pihak yang mengatakan ada kenaikan biaya haji, sambung Lukman, sebenarnya penambahan biaya itu adalah konsekuensi logis dari peningkatan pelayanan haji dari tahun-tahun lalu dibandingkan tahun ini.
Setidaknya ada empat hal dalam pelayanan haji yang berupaya ditingkatkan pemerintah Pertama adalah penambahan konsumsi bagi seluruh jemaah haji ketika di Makkah, lalu pembelian paket sarapan bagi seluruh jemaah ketika berada di Makkah selama 12 hari. Kemudian peningkatan kualitas bus yang akan digunakan jemaah ketika mendarat di Madina menuju hotel masing-masing dan sebaliknya.
"Dan hal ke empat yang tak kalah pentingnya dan Insya Allah segera terealisasi adalah pengadaan tenda yang lengkap dengan penyejuk udara dan alat penerangannya akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Tendanya ini kokoh dengan tiang-tiang besi, terpalnya juga tahan api dan mampu menyerap panas karena sebelumnya tendanya dari kain terpal biasa. Mudah-mudahan itu semua bisa memberi kenyamanan calon jemaah haji kita," jelas Menag.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya