Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menag bersyukur pelaksanaan lempar jumrah hari pertama lancar

Menag bersyukur pelaksanaan lempar jumrah hari pertama lancar Menteri Agama kunjungi tenda jemaah haji Indonesia. ©2016 merdeka.com/anwar khumaini

Merdeka.com - Seluruh jemaah haji di dunia pada Senin (12/9) kemarin, melakukan salah satu wajib haji yakni melempar jumrah aqabah di Mina. Pelaksanaan pelemparan jumrah berlangsung lancar, tanpa kendala seperti tahun lalu. Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin bersyukur atas kelancaran pelaksanaan lempar jumrah kemarin.

"Alhamdulillah ini termasuk lancar. Ini hari pertama jemaah haji Indonesia menuju jamarat untuk melontar jumrah aqabah dan sejauh yang saya lihat nampaknya ini lancar karena arusnya berjalan sebagaimana kondisi normal," kata Lukman di Mina, Senin (12/9) malam.

Lukman berharap, pelaksanaan lempar jumrah pada hari kedua juga berjalan lancar. "Kita berharap hari kedua dan ketiga juga seperti ini sehingga seluruh proses lontar jumrah selama jemaah berada di mina ini berlangsung sebagaimana harapan," imbuh Menag.

Sementara pelaksanaan wukuf di Arafah juga berjalan lancar. Hal ini disebabkan jemaah menaati aturan dengan tidak keluar dari tenda wukuf.

"Alhamdulillah lancar. Ada sedikit kendala tapi sesaat, missal ada sejumlah tenda yang padam lambu hanya beberapa saat dan bisa langsng diatasi kembali. Tapi secara keseluruhan Alhamdulillah selama di jamaah mengadakan wukuf di Arafah itu berlangsung dengan lancar," kata Menteri Agama.

Termasuk juga, lanjut Menag, perjalanan menuju Muzdalifah juga lancar dan sesuai dengan harapan.

"Perjalanan dari Arafah menuju Muzdalifah Alhamdulillah laporan yang saya terima semua berjalan sebagaimana harapan. Ada ketersendatan tapi itu sesuatu yang sangat bisa ditolerir karena memang kondisi kemacetan lalu lintas lalu menimbulkan beberapa jam jemaah harus berada di kendaran tapi ini sesuatu yang normal yang bisa ditolerir," tutup Lukman.

Pada pelaksanaan lempar jumrah di Mina tahun lalu, terjadi insiden yang menyebabkan ribuan jemaah haji, termasuk 120 jemaah haji asal Indonesia wafat di Mina saat lempar jumrah karena berdesak-desakan di jalur 204. Sehingga, untuk tahun ini berbagai antisipasi dilakukan, termasuk meminta jemaah haji melaksanakan lempar jumrah sesuai dengan jadwal agar tidak berdesak-desakan dengan jemaah lainnya dari seluruh dunia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP