Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Memilih Tidak Pulang Rumah demi Keluarga Tercinta

Memilih Tidak Pulang Rumah demi Keluarga Tercinta Perawat Rika Septi Handayani. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tenaga medis menjadi garda depan dalam penanganan virus corona. Berbagai kisah suka duka dialami oleh para tenaga medis di tengah pandemi corona. Salah satunya adalah seorang perawat di RSUD Kota Yogyakarta, Rika Septi Handayani (33). Demi melaksanakan tugas, Rika rela harus berpisah dari keluarga selama beberapa pekan.

Rika mengaku harus berpisah dengan keluarganya selama hampir 16 hari. Rika terpaksa tinggal di rumah sakit untuk menjaga keluarga dari ancaman virus corona.

Setelah sempat menginap selama beberapa hari di RS, Rika bersama delapan orang perawat lainnya akhirnya disediakan tempat oleh Pemda DIY. Sembilan orang perawat ini ditempatkan sementara di Balai Pusdiklat PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta yang berada di daerah Baciro, Kota Yogyakarta.

Rika menyebut jika tinggal jauh dari keluarga untuk sementara waktu adalah pilihan terbaik yang diambilnya bersama para tenaga medis lainnya. Rika menilai meskipun setiap usai bertugas selalu membersihkan diri sesuai dengan panduan dan standar WHO, namun masih ada rasa was-was virus corona bisa menulari keluarga di rumah.

"Alhamdulillah beristirahat di sini(Pusdiklat Kemendagri) semata-mata juga ingin melindungi keluarga kami karena kami sadar bahwa kami kontak dengan penderita Covid-19. Sehingga kami tidak tahu apakah kami ini pulang (membawa virus atau tidak) walaupun sudah dengan SOP yang benar-benar bersih," ujar Rika di Pusdiklat Kemendagri Yogyakarta.

Rika menyebut rasa sedih tentu dirasakannya karena harus jauh dari keluarga, utamanya dengan buah hati yang masih berusia balita. Meskipun demikian, Rika menerangkan jika pilihan yang dilakoninya adalah realisasi dari sumpah profesi yang telah diucapkan.

"Perasaannya yang jelas sedih (berpisah dengan keluarga). Tapi inilah sumpah profesi yang harus kami jalani. Apa pun keadaannya kami harus memberikan yang terbaik untuk pelayanan dan kami harus membesarkan hati keluarga yang ditinggalkan," tutur Rika.

"Tapi namanya tidak tahu (apakah membawa virus Corona atau tidak) kami (tenaga medis) ingin melindungi diri kami juga keluarga agar tidak terlalu kontak lama dengan kami. Sehingga kami sementara berada seperti ini," terang Rika.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP