Membesarnya Lingkar Pinggang Jadi Tanda Otak Menua
Merdeka.com - Pernahkah kamu sadari bahwa ketika kita tua maka semakin mudah berat badan kita bertambah? Selain itu, kita juga lebih kesulitan untuk menjaga berat badan ideal.
Hal ini biasanya terasa setelah kita mulai memasuki usia 30 tahun. Pada saat itu, kadang kita merasa hanya minum air putih saja sudah bisa membuat berat badan kita bertambah.
Secara sederhana, terjadinya hal ini disebabkan karena semakin bertambahnya usia, fungsi tubuh menunjukkan tanda melambat. Cara kerjanya juga sudah tidak secepat yang sebelumnya.
Segala hal terkait bertambahnya berat badan ini ternyata memiliki hubungan dengan otak seseorang. Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian menunjukkan bahwa membesarnya pinggang dan meningkatnya massa tubuh merupakan salah satu karakteristik utama dari penuaan otak.
Hasil temuan ini ditemukan oleh sekelompok peneliti dari Miller School of Medicine di Florida’s University of Miami. Penelitian yang diterbitkan pada jurnal Neurology ini coba mencari hubungan antara melemahnya otot dengan menuanya otak.
Terjadi Penipisan Bagian Otak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDiketahui bahwa bahwa tingginya indeks massa tubuh berhubungan dengan penipisan kortikal pada selebral kortkes sebagai dampak dari usia seseorang. Penipisan kortikal ini berdampak pada penurunan kognitif yang berdampak pada meningkatnya risiko munculnya demensia.
Pada penelitian ini, terdapat sekitar 1.289 partisipan yang terlibat. Secara rata-rata, usia dari partisipan tersebut adalah 64 tahun.
Obesitas Berhubungan dengan Otak
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Orang dengan pinggang dan BMI lebih besar cenderung mengalami penipisan pada area kortkes otak yang menyatakan bahwa obesitas berhubungan dengan menurunnya gray matter di otak," terang peneliti Dr. Tatjana Rundek.
Akan Dilakukan Penelitian Lanjutan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Hubungan ini secara khusus tampak kuat pada mereka yang belum berusia 65 yang memperkuat teori bahwa memiliki indikator kesehatan yang buruk pada usia paruh baya mungkin meningkatkan risiko penuaan otak dan masalah dengan ingatan serta kemampuan berpikir di masa mendatang," sambungnya.
Rundek berharap bahwa bakal ada penelitian lanjutan untuk melihat apakah bisa terjadi sudut pandang lain dari temuan ini. Dia bakal melihat apakah ada hubungan sebab akibat dari kedua hal ini.
(mdk/RWP)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya