Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Membahayakan warga, pria di Banyumas dipasung selama 24 tahun

Membahayakan warga, pria di Banyumas dipasung selama 24 tahun Pria di Banyumas dipasung selama 24 tahun. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Merdeka.com - Seorang pria warga Desa Pageraji Banyumas Jawa Tengah, Dartam (60), dipasung dalam sebuah bangunan yang mirip kandang ayam di dekat areal rumahnya. Dartam dipasung selama 24 tahun karena dianggap meresahkan warga sekitarnya.

"Dia dipasung karena dianggap membahayakan penduduk," kata adik Dartam, Karsiwen (56) saat ditemui di kediamannya, Rabu (25/11).

Karsiwen mengemukakan, Dartam dipasung sejak tahun 1991. Dartam ditempatkan dalam sebuah bangunan yang terdiri dari bilahan kayu berukuran sekitar satu meter dengan lebar 1,5 meter.

Selama ini, Dartam hanya mengandalkan makanan dari adiknya yang kerap memberikannya setiap tiga kali sehari. Saat ditanya warga sekitar, Dartam mengaku tidak tahu penyebabnya berada di dalam pasungan.

"Saya tidak tahu mengapa saya dimasukkan kandang ini," ujarnya.

Seorang tetangganya, Siti Hasanah mengatakan Dartam kerap menyapa tetangganya yang lewat di depan tempat pasungannya.

"Dia sering menyapa warga yang lewat. Awalnya saya sempat merasa takut, tetapi kata suami saya tidak apa-apa. Akhirnya, kami terbiasa juga," ujarnya.

Diakuinya, setiap malam sering mendengar Dartam bernyanyi dari dalam pasungan. Tak hanya itu, dia mengakui Dartam juga bisa membuat layangan dari dalam pasungannya.

"Kalau dikasih bilahan bambu dan kertas, biasanya dia bisa buat layang-layang. Setelah selesai biasanya dikasih ke anak-anak," ucapnya.

Kadus 2 Desa Pageraji, Sudar mengatakan, pihak desa hingga kecamatan pernah mencoba menangani Dartam membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas.

"Dulu dia suka melempari kaca mobil orang yang sedang melintas di depan rumah. Sudah beberapa kali pihak kecamatan, serta kapolsek membawanya ke Rumah Sakit Jiwa Banyumas. Namun, tidak bisa disembuhkan karena sepulang dari rumah sakit jiwa tetap kambuh suka mengamuk," katanya.

Sudar yang masih satu keluarga dengan Dartam, juga prihatin. Menurutnya, Dartam kerap mengamuk karena memiliki riwayat pernah jatuh ke jurang dan kepalanya membentur batu semasa remaja.

"Mungkin ada syaraf di bagian otaknya yang tidak beres, namun tidak langsung dibawa ke dokter ahli syaraf," ujarnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP