Memahami Vaksin Booster dan Manfaatnya Bagi Tubuh
Merdeka.com - Vaksinasi booster Covid-19 direncanakan mulai 12 Januari 2022. Ada dua pilihan vaksinasi ini, yakni gratis dan berbayar.
Vaksinasi booster akan diprioritaskan bagi populasi yang berdomisili di kabupaten atau kota yang telah memenuhi cakupan dosis pertama minimal 70 persen dan dosis kedua minimal 60 persen penduduk.
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Dicky Budiman mengatakan, vaksin booster adalah vaksin tambahan yang dapat memberikan perlindungan kuat bagi masyarakat. Vaksin booster tidak bisa selalu dimaknai sebagai vaksin dosis ketiga.
"Kenapa saya sebut dosis berikut? Karena ada vaksin Johnson and Johnson yang cuma ada satu kali dosis. Itu dosis penuhnya dia cuma satu kali. Ada yang rata-rata dua, seperti Sinovac, Moderna, Pfizer, dan sebagainya. Mereka menjadi ada dosis ketiga sebagai boosternya," jelasnya kepada merdeka.com, Kamis (6/1).
Menurut Dicky, pemberian vaksin booster bukan berarti proteksi dosis sebelumnya hilang. Proteksi vaksin sebelumnya tetap ada dan akan diperkuat oleh vaksin booster.
Dia menyebut, ada tiga fungsi vaksin booster. Pertama, mencegah dan meminimalisir penyebaran virus. Kedua, mengurangi keparahan penyakit jika terinfeksi virus. Ketiga, mengurangi risiko fatalitas atau kematian akibat terjangkit virus.
"Ingat, pemberian booster ini juga akan berkelanjutan dalam memberikan proteksi. Bukan hanya untuk si penerima booster tapi juga untuk keluarganya, komunitas. Itulah sebabnya, booster ini menjadi amat sangat penting," ucapnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya