Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Melawan saat ditangkap, 2 pencuri spesialis mobil ditembak mati

Melawan saat ditangkap, 2 pencuri spesialis mobil ditembak mati Ilustrasi Penembakan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian Resor Cimahi menembak mati dua pencuri spesialis kendaraan roda empat atau mobil. Tindakan tegas itu terpaksa dilakukan karena keduanya melakukan perlawanan saat akan ditangkap petugas di kawasan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat dini hari.

"Terpaksa dilakukan (penembakan) karena membahayakan petugas," kata Kepala Kepolisian Resor Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi melalui telepon seluler.

Dia menuturkan, pelaku yang tewas ditembak yakni Ucok alias Lubis dan Dede. Selanjutnya, dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi.

Ade menjelaskan awal mula pengejaran dua pelaku spesialis pencurian mobil itu. Sebelumnya, seorang warga yang kehilangan mobil jenis Suzuki Carry di Jalan Gempol, Kelurahan Melong, Kota Cimahi, melapor ke Polres Cimahi pada Kamis (19/1) dini hari.

Aksi pelaku terekam CCTV, bahkan dapat diketahui keberadaannya karena mobil yang dicuri pelaku dipasang alat pelacak atau GPS.

"Berdasarkan rekaman CCTV tersebut kami bisa mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang dipakai sebagai sarana untuk melakukan pencurian tersebut," jelasnya.

Unit Tim Khusus Polres Cimahi lalu melakukan pengejaran dengan mengikuti terus keberadaan mobil curian tersebut.

Polisi akhirnya menemukan mobil curian yang di parkir di lapangan perkampungan, Kecamatan Mande, Cianjur. Selanjutnya dilakukan pengintaian hingga ada dua orang membawa mobil tersebut dan dilakukan penangkapan.

"Berdasarkan keterangan dari dua orang penadah tersebut diketahui bahwa yang membawa dan menyimpan mobil pick up hasil curian adalah saudara Ucok alias Lubis dan Dede," katanya.

Polisi, selanjutnya memancing kedua pelaku tersebut untuk datang menemui penadah di sekitaran Pom Bensin Warung Kondang, namun pelaku yang membawa mobil jenis Avanza tersebut hanya melewati lokasi yang dijanjikan.

Petugas membuntuti mobil pelaku hingga akhirnya berhasil dihentikan oleh petugas, lalu dilakukan penyergapan.

Namun pelaku yang akan ditangkap itu berusaha kabur dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas, hingga terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan.

"Diberikan tembakan peringatan beberapa kali akan tetapi roda empat yang dibawa pelaku semakin membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur, sehingga tersangka mengalami luka tembak dan tewas di dalam mobil," katanya.

Selanjutnya polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, serta menahan dua penadah, berikut menyita barang bukti hasil curian.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP