Melawan Petugas, Pencuri Ditembak
Merdeka.com - Polisi melumpuhkan seorang pelaku pencurian dengan kekerasan di Asahan, Sumut, Selasa (25/12) malam. Tersangka ditembak karena melawan saat diringkus di tempatnya bekerja sebagai sekuriti.
Berdasarkan informasi dihimpun, tersangka yang ditangkap bernama Indra Laksamana (26), warga Dusun 3 Desa Perkebunan Sei Silau, Kecamatan Buntu Pane, Asahan. Dia ditengarai telah melakukan pencurian dengan kekerasan di rumah tetangga satu desanya, tepatnya di Dusun 2, pada Minggu (23/12) dinihari sekitar pukul 03.00 Wib.
Saat pencurian terjadi, korban yang bernama Wenny Maya Tari (31) terbangun dan melihat seorang laki-laki mengenakan penutup wajah sedang mengambil barang dari atas lemarinya. Perempuan itu spontan berteriak, "Siapa kau?”
Si pelaku langsung menyergap dan membekap mulut Wenny. Dia mengancam menggunakan senjata tajam mirip arit.
Mendengar ada suara dari kamar menantunya, ibu mertua korban terbangun. "Kenapa kau?" tanyanya pada Wenny.
Setelah ada penghuni lain yang bangun, pria dengan penutup wajah itu langsung melarikan diri melalui jendela kamar korban. Dia membawa kabur 1 unit handphone dan uang tunai Rp 700 ribu.
Pencurian dengan kekerasan itu dilaporkan ke polisi. Tim dari Satreskrim Polres Asahan dan Polsek Prapat Janji pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan.
Upaya petugas membuahkan hasil. Sosok tersangka pencurian itu teridentifikasi. Selasa (25/12) malam, mereka menyergap tersangka Indra Laksamana di kawasan Singapore Land Waterpark Kabupaten Batubara. Pria ini bekerja sebagai sekuriti di sana.
"Saat hendak ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Kita terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dan melumpuhkan tersangka di bagian kakinya. Pelaku sudah dibawa ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kota Kisaran untuk mendapat perawatan medis,” kata AKBP Faisal Napitupulu, Kapolres Asahan, Rabu (26/12).
Dari tangan Indra, polisi menyita barang bukti berupa 2 unit handphone, 1 sim card milik korban, dan uang tunai Rp 100 ribu. Dari pemeriksaan yang dilakukan, Indra melakukan aksi pencurian itu bersama seorang rekannya yang kini buron.
"Sebelum beraksi, kedua tersangka terlebih dahulu mempelajari kebiasaan keluarga korban. Setelah suami korban berangkat kerja sekitar pukul 02.00 dinihari, tersangka yang membawa senjata tajam masuk ke dalam rumah korban sekitar pukul 03.00 dinihari. Pelaku sempat menyekap korban dan membawa kabur handphone dan uang milik korban," jelas Faisal.
Petugas masih mengembangkan penangkapan ini. "Anggota masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka dan masih memburu tersangka lain," tutup Faisal.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya