Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Melawan, bos selep beras dibantai kawanan perampok

Melawan, bos selep beras dibantai kawanan perampok Ilustrasi Perampokan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Suwandi (50) pemilik usaha selep beras di Dusun Glanggang, Desa Slamet, Kecamatan Tumpang ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan beberapa luka di tubuhnya. Nyawanya tidak tertolong dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Lavalette Kota Malang.

Pelaku yang diduga berjumlah tiga orang mengeroyok Suwandi karena memergoki ada perampok di tempat usahanya. Usai menghabisi Suwandi, para pelaku melompati pagar setinggi sekitar 2 meter yang mengelilingi tempat usahanya.

Kapolsek Kecamatan Tumpang, AKP Hartono menceritakan, kejadian perampokan pada Rabu (25/2) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu Suwandi tidur di luar selep, sementara istri sirinya, Kasiatun di dalam bagunan.

"Pelaku membawa kabur Honda Revo milik korban dan sejumlah uang hasil penjualan beras," katanya, Kamis (26/2).

Sebelum kejadian mereka ditemani oleh penjaganya, Sutikno yang rumahnya berjarak 100 meter dari lokasi kejadian. Sutikno sekitar pukul 01.00 WIB berpamitan meninggalkan lokasi, karena sudah ada majikan bersama istrinya.

Korban ditemukan di halaman selepan dengan luka bacok di lengan, luka tusuk di perut dan pukulan di kepala. Diduga Suwandi melakukan perlawanan, sehingga banyak mendapat serangan.

Saat kejadian, Kasiatun menyelamatkan diri bersembunyi di gudang. Setelah para perampok kabur, Kasiatun berlari minta tolong memanggil Sutikno dan tetangga lain.

Para tetangga kemudian mendatangi lokasi untuk memberi pertolongan, tetapi mereka rupanya terlambat. Saat datang di lokasi, kondisi Suwandi sudah sangat parah.

"Masalahnya lokasi usahanya itu di persawahan yang jauh dari pemukiman. Kasiatun dan Sutikno yang membawa korban ke ruma sakit, namun sudah dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Suwandi sendiri tercatat sebagai warga Dusun Luring, Desa Sekarpuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Dia masih tinggal bersama Siti Fatimah, mantan istrinya. Sementara usaha selepan Suwandi baru berjalan sekitar tiga tahun.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP