Melalui Twitter, Ahok tulis pembelaan soal lokalisasi prostitusi
Merdeka.com - Setelah lama tidak aktif di Twitter, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menuliskan cuittannya di situs mikroblogging tersebut. Topik yang ditulisnya adalah wacana lokalisasi prostitusi.
Melalui akun @basuki_btp, Rabu (29/4), mantan Bupati Belitung Timur ini menuliskan, banyak yang menanyakan wacaca tersebut. Menurutnya, jika ada warga yang tidak setuju, Pemkot DKI Jakarta tidak akan memaksakan.
"Namanya juga sekedar wacana. Kalau masyarakat tidak setuju ya sudah. Mustahil dipaksakan," tulis ahok.
Ahok menambahkan, dengan adanya wacana tersebut, warga bisa tahu jika faktanya, prostitusi ada di sekitar mereka. Menurutnya, banyak warga yang pura-pura tidak tahu dengan keberadaan bisnis esek-esek ini.
"Tanggapan publik sangat 'ramai', Artinya masyarakat memang masih peduli dengan moral anak bangsa. Hebat kan."
Cuitan Ahok yang berjumlah sembilan ini kemudian menjadi topik utama di lini masa. Bahkan hingga Kamis (30/4, setelah orang nomor satu DKI ini menuliskan wacana lokalisasi prostitusi di Twitter, netizen masih saja memperdebatkannya.
"@basuki_btp dari awal juga gua udah yakin pak, lo gak bakal jalanin tuh wacana. Kasus kemarin harus jadi pelajaran supaya masyarakat lebih aware sama lingkungannya," tulis akun @lizwisley.
"@basuki_btp permisi, kalau boleh tanya: memangnya sudah final vote, Paduka? Yang dibilang masyarakat itu siapa, ya? Belum ada yang tanya saya," tulis @gamilaarief.
"@basuki_btp pa saya setuju dengan rencana lokalisasi itu tapi untuk penempatan lebih baik di Pulau Seribu aja supaya gak setiap orang bisa ke lokalisasi," cuit @donkim30.
(mdk/amn)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya